BTN: Permintaan Rumah Bersubsidi Alami Peningkatan 70%

Big Banner

JAKARTA, jktproperty.com – Bank BTN mengungkapkan permintaan rumah bersubsidi mengalami peningkatan hingga 70%, sementara kenaikan permintaan rumah non-subsidi hingga November 2015 lalu tercatat hanya 19%. Bahkan tahun depan Bank BTN menargetkan mampu menyalurkan dana subsidi untuk 800.000 unit rumah.

Dirut Bank BTN Maryono mengatakan permintaan terhadap rumah bersubsidi dalam program pembangunan sejuta rumah meningkat cukup tajam. Besarnya minat masyarakat ini karena pemerintah memberi berbagai kemudahan dan subsidi. Salah satunya subsidi melalui pemberian fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) sehingga mereka cukup membayar bunga 5% (fixed) hingga lunas.

“Berdasarkan data Bank BTN, permintaan rumah bersubsidi mengalami kenaikan hingga 70%. Sampai November 2015 kami sudah menyalurkan KPR FLPP sebanyak 458.000 rumah di seluruh Indonesia baik yang sudah selesai maupun dalam proses. Sementara untuk rumah non FLPP pertumbuhan KPR-nya hanya 19%,” ujarnya di Jakarta, Kamis (3/12).

Maka dari itu, kata dia, pengembang agar tidak ragu membangun rumah murah untuk kalangan MBR. Soal pembiayaan tidak perlu dirisaukan karena Bank BTN akan membiayai berapa pun yang diajukan pengembang.

“Program pembangunan sejuta rumah ini walaupun baru beberapa bulan sejak dicanangkan dampaknya sangat luar biasa. Dengan peningkatan ini tahun depan target kami dapat menyalurkan FLPP hingga 800.000 rumah. Ini tantangan dan peluang bagi pengembang, sejauh mana mereka ikut berpartisipasi di program yang sangat bagus ini,” tambah Maryono. (EKA)

jktproperty.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me