Manado Minta Kemudahan Mendirikan Hotel

Big Banner

Manado – Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Johny Lieke meminta agar pemerintah mempermudah regulasi pendirian hotel di Kota Manado Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

“Dengan diberikannya kemudahan dalam regulasi pendirian hotel di Provinsi Sulut, maka hal ini akan sangat menunjang sektor pariwisata di daerah tersebut,” kata Johny di Manado, seperti dilansir Antara, Selasa (8/12).

Dia mengatakan, pertumbuhan perhotelan di Sulut dapat berkembang jika regulasi investasi akan dipermudah pemerintah.

Jika pemerintah, katanya, memberikan banyak kemudahan maka investor tidak akan segan-segan berinvestasi di Sulut, apalagi ada begitu banyak lokasi yang sangat indah untuk didirikan hotel di Sulut.

Johny mengakui, hotel di Kota Manado sudah mampu memenuhi permintaan saat ini, namun ke depan pasti akan lebih meningkat. Sehingga, PHRI selain fokus mendirikan hotel di pusat kota, juga di pinggiran kota masih sangat potensial.

“Apalagi pada turis mancanegara maupun domestik saat ini banyak memilih penginapan di pinggiran kota yang lebih sepi dan jauh dari keributan kota,” jelasnya.

Pihaknya meminta regulasi dipermudah, karena pada tahun 2025 ada rencana penyediaan 10.000 kamar karena dari pihak Angkasa Pura I memproyeksikan dapat mendatangkan satu juta wisman.

“Nah pertumbuhan perhotelan ini dapat tercapai jika pemerintah mempermudah regulasi atau memberika tax amnesty,” jelasnya.

Juga, katanya, menghadapi masyarakat ekonomi ASEAN (MEA) yang sudah semakin dekat yakni 1 Januari 2016.

“Tantangan di dunia pariwisata akan semakin ketat saat pemberlakuan MEA nanti, sehingga dunia perhotelan dan restoran harus semakin berkualitas baik dari sisi pelayanan maupun penyajian produk,” kata dia.

Edo Rusyanto/EDO

ANTARA

beritasatu.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me