Ambisi Sejuta Rumah Itu Sebatas Mimpi – Property

Big Banner

JAKARTAProgram sejuta rumah yang dicanangkan pemerintah untuk mengatasi backlog perumahan, dinilai tidak realistis. Bahkan, program tersebut dapat dikatakan hanya sebatas mimpi.

Hal itu diungkapkan oleh pengamat properti dari Indonesia Property Watch (IPW), Ali Tranghanda, di sela acara Mandiri Property Outlook 2016. Di Shangri-La Hotel, Jakarta, Senin (7/12/2015) malam.

“Makanya saya bilang sejuta rumah itu mimpi, tidak mungkin karena kondisi lahan yang makin sulit, di tahun ‘98 lalu kita bisa ambil contoh, itu yang paling tertinggi hanya bisa 100 ribu unit per tahun, jadi kalau sekarang ada yang bilang sudah 16 ribu unit terbangun, datanya dari mana?” kata Ali.

Ali menjelaskan, program sejuta rumah yang notabane-nya termasuk public housing tetaplah menjadi tanggung jawab pemerintah. Pemerintah tidak bisa serta merta menyerahkan hal itu ke pihak pengembang.

“Kita tidak bisa salahkan pengembang, pemerintah tetap tanggung jawab, dan tidak bisa mewajibkan pengembang juga,” tambahnya.

Ali juga mengatakan, faktor lain yang membuat ia pesimistis terhadap program sejuta rumah adalah kondisi lahan atau tanah yang semakin sulit dua tahun mendatang.

“Tanahnya itu hanya cukup dua tahun, setelah dua tahun ini pengembang sudah kesulitan tanahnya karena harga pasti akan naik, jadi tidak akan tercapai sejuta rumah. Tanah hanya bisa setahun sampai dua tahun, setelah itu bagaimana? Enggak tahu,” pungkas Ali.

(rzk)

property.okezone.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me