Rawan Kecelakaan, Perlintasan Kereta Akan Dibangun Flyover

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – Pemprov DKI Jakarta akan membangun flyover di jalan yang bersinggungan dengan perlintasan kereta. Untuk tahun 2016 ini Dinas Bina Marga DKI Jakarta akan membangun tiga flyover. Rencana pembangunan flyover ini menyusul tertabraknya bus metromini oleh kereta komuter di perlintasan pintu kereta di Jalan Tubagus Angke yang menewaskan 18 orang. Kecelakaan tersebut terjadi karena supir metromini  nekat menerobos perlintasan kereta kendati sudah tertutup.

Fly over permata hijau

“Flyover yang akan dibangun di Jalan Panjang, Jakarta Barat, Cipinang Lontar atau di Jalan Raya Bekasi Timur, Jakarta Timur, dan Bintaro Permai, Jakarta Selatan. Kami bekerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk terus melakukan peningkatan infrastruktur jalan yang bersinggungan dengan perlintasan kereta,” ujar Yusmada Faizal, Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Senin (7/12).

Beberapa perlintasan itu menjadi prioritas karena bersinggungan dengan jalan utama yang cukup padat lalu lintasnya. Lokasi kecelakaan metromini di perlintasan Tubagus Angke salah satu yang menjadi prioritas.

“Di Tubagus Angke sebenarnya sudah ada flyover tapi karena mencari penumpang metromini kerap lewat bawah yang ada perlintasan keretanya. Kita terus bangun untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan. Tahun ini yang sedang dibangun perlintasan Permata Senayan,” imbuhnya.

Berdasar data Dinas Perhubungan DKI Jakarta, di Jakarta terdapat 55 perlintasan kereta yang sangat berisiko menyebabkan kecelakaan. Tingginya tingkat kerawanan kecelakaan itu karena frekuensi perjalanan kereta komuter terus meningkat mencapai 800-an perjalanan setiap hari. Resikonya bertambah tinggi karena disiplin pengguna jalan masih rendah.

housing-estate.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me