Penyediaan Rumah Susun Bekasi Terkendala Keterbatasan Lahan

Big Banner

Bekasi – Penyediaan rumah susun sederhana di wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat, terganjal oleh keterbatasan lahan. Keterbatasan lahan tidak hanya dipicu oleh kepadatan penduduk, namun juga mahalnya harga tanah yang harus dibebaskan pemerintah.

“Kami masih kesulitan mencari lahan untuk pendirian rumah susun,” kata Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi di Bekasi, Rabu (9/12).

Menurut dia, pada 2015, rata-rata harga tanah di Kota Bekasi telah menyentuh harga mulai dari Rp 2 juta hingga belasan juta rupiah per meter. Akibatnya, sampai saat ini Pemkot Bekasi baru punya satu rumah susun yang terletak di Kelurahan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur.

“Lahannya yang susah dicari. Harga tanah sekarang mahal soalnya,” katanya.

Adapun pertimbangan lainnya adalah pendirian rusun yang harus terletak di dekat jalan raya serta memiliki luas memadai “Tidak bisa asal buat, lokasinya harus dekat jalan. Luasnya pun sudah ditentukan, tidak boleh kurang. Masalahnya susah cari tanah dengan kriteria semacam ini,” katanya.

Meskipun demikian, Pemkot Bekasi tetap berupaya untuk mencari lahan sesuai kriteria, mengingat tingkat kebutuhan masyarakat terhadap tempat tinggal murah mulai meningkat.

“Rumah susun menjadi solusi bagi masyarakat Kota Bekasi yang belum memiliki tempat tinggal. Makanya kami mencoba mengupayakan pembangunan rumah susun yang baru,” katanya.

 

Eko Adityo Nugroho/EAN

ANTARA

beritasatu.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me