Pertumbuhan Harga Sewa Apartemen Relatif Lebih Stabil

Big Banner

Jakarta – Konsultan properti Cushman & Wakefield Indonesia mengatakan, pasokan kondominium sewa meningkat signifikan pada 2015. Pada sub-sektor apartemen servis, terdapat tiga proyek yang diluncurkan pada tahun ini.

Ketiga proyek itu mencakup Havenwood Residence Simatupang, Fairmont Sky Suites, dan Ra Residence yang menambah 257 unit pada total pasokan apartemen servis pada kuartal ini menjadi 4.665 unit. Angka itu setara dengan tumbuh sebesar 9,6% dibandingkan dengan tahun lalu.

“Walaupun demikian, beberapa proyek apartemen servis seperti Fraser Setiabudi dan Somerset Kencana yang dijadwalkan selesai tahun 2015, mundur ke tahun 2016,” jelas Arief Rahardjo, kepala riset & advisory Cushmand & Wakefield Indonesia, dalam kajiannya yang diterima Investor Daily, Kamis (10/12) siang.

Pasokan apartemen servis di luar Jakarta (Cikarang, Karawang, dan Bekasi) meningkat sebesar 9,4% pada kuartal IV/2015. Penambahan pasokan baru berasal dari Delonix Hotel Extention yang memberikan kontribusi sebesar 80 unit pada total pasokan menjadi 931 unit. Diperkirakan ada tambahan pasokan sebesar 225 unit dari 1 proyek yang direncanakan selesai di tahun 2016.

Dia menjelaskan, walaupun pertumbuhan harga sewa pada kuartal II hingga kuartal III 2015 lebih fluktuatif akibat depresiasi Rupiah dan implementasi penggunaan nilai tukar Rupiah dalam setiap transaksi sewa, pertumbuhan harga sewa relatif lebih stabil di kuartal IV 2015. Konversi harga sewa dari dolar AS ke Rupiah sudah banyak diimplementasikan secara efektif oleh sebagian besar operator apartemen sewa. “Walaupun masih ada beberapa operator yang masih menggunakan konversi nilai tukar Rupiah yang mengikuti pergerakan dolar AS,” kata dia.

Sementara itu, harga sewa rata-rata apartemen sewa diproyeksikan sekitar US$ 21,34 pada akhir tahun 2015. Pada 2016, pertumbuhan harga sewa diperkirakan tidak terlalu banyak mengalami perubahan signifikan. “Harga sewa yang telah cukup tinggi disebabkan oleh penurunan nilai tukar Rupiah pada tahun ini,” kata Arief.

Sektor apartemen sewa diproyeksikan akan mengalami penurunan tingkat hunian pada tahun 2016 dengan banyaknya tambahan pasokan kondominium sewa yang baru selesai. Walaupun demikian, tingkat serapan sub-sektor apartemen servis diharapkan akan meningkat pada kuartal depan khususnya oleh penyewa ekspatriat (asing).

Investor Daily

Edo Rusyanto/EDO

Investor Daily

beritasatu.com