Apersi: Perumahan MBR di Gowa Jadi Proyek Percontohan

Big Banner

Gowa – Ketua Umum Asosiasi Perumahan dan Permukiman Indonesia (Apersi), Eddy Ganefo, memberikan apresiasi tinggi kepada pengembang perumahan yang mampu membangun rumah subsidi berbahan mewah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

“Saya memberikan apresiasi kepada teman-teman Apersi Gowa mampu membangun rumah murah dengan kualitas hotel, luar biasa,” katanya usai meresmikan rumah bersubsidi di perumahan Green Cakra Residence, Desa Taeng Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Minggu (13/12).

Menurut dia, rumah yang terkesan mewah ini pantas saja langsung habis terjual, di samping harganya terjangkau dengan bahan yang biasanya digunakan pada hotel, termasuk desainnya terlihat mewah.

“Pengembangan perumahan di Gowa ini akan menjadi proyek percontohan Apersi secara nasional. Kita akan mencoba buat rumah dengan dinding sekelas hotel berbintang ini di daerah lain,” paparnya Ketua Umum Kamar Dagang Indonesia itu.

Pihaknya berharap Apersi Sulsel mampu mengejar target diberikan yakni pembangunan 5.000 unit rumah di Sulsel, Selain itu Eddy menambahkan akan membantu Apersi Sulsel membuat MoU dengan Pangdam menindaklanjuti masukan Panglima Jenderal Gatot Nurmantyo menginginkan prajurit memiliki rumah termasuk PNS.

Sementara Ketua Koordinator Wilayah Apersi Kabupaten Gowa H Darwis juga direktur PT. Hidayat Anugerah Perdana selaku pemilik kawasan perumahan bersubsidi seluas 10 hektare itu mengatakan, bahan yang digunakan membangun yakni jenis ‘habel’ atau dinding digunakan hotel sehingga terlihat mewah.

Sekretaris DPD Apersi Sulawesi Selatan Yunus Genda mengemukakan bangga dengan semangat pengembang Apersi Gowa yang betul-betul menyediakan kebutuhan papan bagi MBR dengan kualitas sangat bagus.

“Kami ini adalah pejuang perumahan subsidi. Apa yang kami lakukan memang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat miskin dan kurang mampu, serta mereka juga berhak memiliki rumah yang layak,” ujarnya.

Pelaksana tugas Ketua Apersi Sulsel juga berharap kepada seluruh elemen masyarakat dan paling penting adalah pemerintah sebagai penentu kebijakan perizinan, dan sejumlah aturan lainnya dapat mendukung pengembangan perumahan bagi masyarakat penghasilannya rendah.

/FER

ANTARA

beritasatu.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me