Investasi Rp 9 T, SML Kembangkan Proyek Baru di Batam

Big Banner

BATAM – Sinar Mas Land (SML) menggarap proyek prestisius di Batam, Nuvasa Bay senilai Rp 9 triliun. Proyek hunian dan mixed use (propeti terpadu) ini berdiri di atas lahan 228 hektare.

CEO Strategic Development&Services Sinar Mas Land, Ishak Chandra mengatakan, Nuvasa Bay merupakan proyek SML ketiga di Batam. Dua proyek sebelumnya adalah Taman Duta Mas dan Palm Springs Golf&Coutry Club. Setelah kedua proyek sukses, kini perusahaan ingin menajamkan ekspansi properti melalui proyek hunian dan mixed use berskala besar.

“Nuvasa Bay akan kami bangun selama 15 tahun, dengan total investasi Rp 8 – 9 triliun,” ujar Ishak, di Batam, Sabtu (12/12).
Kendati berada di kawasan resort, namun SML akan mengemas Nuvasa Bay sebagai proyek hunian.. “Kami membangun hunian. Nantinya, Nuvasa Bay akan menjadi tempat tinggal yang ditinggali pemiliknya setiap harp ( Ti. Bukan cuma dikunjungi setiap akhir pekan,” jelas Ishak.

Proyek yang menyasar pembeli asing dan lokal ini akan dikembangkan dalam tiga tahap. Tahap pertama dikembangkan selama 7 tahun. Tahap kedua, digarap selama 5 tahun. Sisanya, selama 3 tahun digunakan untuk menuntaskan tahap ketiga. “Total keseluruhan proyek akan tuntas pada 2030,” ujar Ishak.

Sampai tahun 2030 tersebut, total investasi yang bakal digelontorkan oleh perusahaan sebesar Rp 8-9 trliun. Investasi tahap pertama, kata Ishak, diperkirakan mencapai Rp 4 triliun. Investasi itu digunakan untuk membangun 1.100 rumah tapak (landed house) dan empat ribu unit apartemen. “Jumlah itu merupakan 50% dari total unit yang akan kami bangun hingga 2030,” jelas dia.

Investor Daily

Pamudji Slamet/PAM

Investor Daily

beritasatu.com