Modernland Tidak Akan Lagi Pasarkan Rumah di bawah Rp 1,5 Miliar

Big Banner

JAKARTA, KOMPAS.com – Presiden Direktur PT Mitra Sindo Sukses, Andy K Natanael, mengatakan semakin langka dan mahalnya harga tanah di kawasan Jakarta saat ini membuat pengembangan rumah tapak semakin sulit dilakukan. Andy memperkirakan pada 2017 nanti anak perusahaan PT Modernland Realty Tbk itu tidak akan lagi memasarkan rumah tapak, terutama yang harganya di bawah Rp1,5 miliar.

Demikian dikatakan Andy usai meluncurkan tipe rumah baru Mezzanine, Senin (14/12/2015). perumahan tersebut berada di dalam klaster Yarra, perumahan skala kota Jakarta Garden City (JGC), Jakarta Timur.

“Kenaikan harga properti saat ini sangat ditentukan oleh faktor pendorong atau blower. Bagi yang mau berinvestasi, di sini (JGC) masih memiliki banyak blower, antara lain dibangunnya infrastruktur jalan tol dan non-tol, dan banyak fasilitas lain akan dibangun,” ujar Andy.

Dengan land bank cukup luas dan beragam fasilitas yang segera dibangun, lanjut dia, JGC dapat menjadi alternatif pilihan investasi. Sebagai gambaran, rumah mungil dua lantai di klaster Mississippi yang dilansir di awal 2014 lalu seharga Rp900 jutaan, sekarang rumah tipe yang sama di klaster La Seine sudah seharga Rp1,45 miliar.

“Jadi, dalam waktu setahun sudah naik 60 persen,” kata Andy.

Adapun klaster Yarra diluncurkan pada pertengahan Juni 2015 lalu. Klaster ini merupakan klaster keempat di kawasan pengembangan tahap II River Garden (100 ha). 

Andy mengatakan, klaster tersebut dibangun di lahan seluas 67,346 meter persegi (m2). Tipe rumah terbaru di dalamnya, yaitu Mezzanine, saat ini dipasarkan seharga mulai Rp1,3 miliar dengan dimensi luas tanah (LT) mulai 90 m2 (6 m x 15 m) hingga 102 m2 (6 m x 17 m) dengan luas bangunan (LB) 50 m2.

“Pembelinya sesuai yang kami bidik, yakni dari kalangan muda kelas menengah yang menginginkan rumah tapak di dalam kota Jakarta,” kata Andy.

properti.kompas.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me