Saatnya Hotel Lokal Merebut Pasar (4 – habis)

Big Banner

Industri perhotelan Tanah Air terus bertumbuh. Operator hotel, baik lokal maupun internasional mewarnai pertumbuhan itu. Seberapa besar peluang operator lokal merebut pasar ?

Di tulisan sebelumnya diuraikan beberapa merek hotel lokal, yang berhasil merebut pasar. Keberhasilan itu sudah sewajarnya terjadi. Sebab, menurut Direktur Utama Kagum Group Henry Husada, pemain lokal seharusnya bisa berdiri di atas pemain global. Mengapa? karena pemain lokal sudah mengetahui pasar, baik di tingkat wilayah maupun kota.

Pengetahuan tersebut memudahkan mereka untuk membaca dan membidik pasar. “Pemain lokal sudah tahu dimana posisi pasar, dan bagaimana mengejarnya. Karena sudah tahu, jadi tak perlu meraba-raba lagi,” jelas Henry.

Ibarat perang, pemain lokal sangat memahami medan yang akan dipakai bertempur. “Pemain lokal tahu, hotel apa dan harus dibangun dimana. Mereka juga tahu, segmen pasar yang harus dibidik,” ujar dia.

Kendati demikian, penetrasi operator global bukan berarti surut. Sebaliknya, pemain manca negara itu justru semakin agresif. Sejauh amatan Henry, rasio perbandingan hotel lokal dengan global di sebuah kota, masih berimbang. “Rasionya 50:50,” tegas dia.

Selain penetrasi yang masif, pemain lokal juga harus menghadapi pencitraan merek yang melekat di brand global. “Umur brand internasional sudah ada yang ratusan tahun. Sementara brand lokal baru puluhan tahun. Ini tantangan, sekaligus peluang,” ujar Henry.

Investor Daily

Pamudji Slamet/PAM

Investor Daily

beritasatu.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me