Kawasan Selatan Jakarta Timur Miliki Berpotensi Jadi CBD

Big Banner

Jakarta – Asosiasi perusahaan realestat Indonesia (REI) menilai, Jakarta sebagai ibukota butuh kawasan-kawasan central busisness distric (CBD) baru.

“Jakarta Timur adalah lokasi yang cocok, mengingat ruang yang masih memungkinkan untuk pengembangan kawasan-kawasan itu,” kata Ketua Kehormatan REI Lukman Purnomosidhi di Jakarta, Selasa (15/12).

Disebutkan, secara makro kawasan Jakarta Timur memiliki potensi besar menjadi pusat CBD baru. Keberadaan area CBD di Jakarta Timur, sekaligus sebagai upaya pemerataan lokasi ruang ritel dan kawasan hunian terintegrasi.

“Hal itu bisa dilakukan dengan mengoptimalisasi akses transportasi publik dan penataan peningkatan intensitas tata ruang di wilayah sibuk Jakarta,” kata dia.

Dalam keterangan tertulis yang diterima SP disebutkan, saat ini, jalan tol yang ada di Jakarta sebagian besar memiliki rute melingkar. Hanya satu jalan tol di tengah yakni tol dalam kota yang melintasi MT Haryono dan Jl Gatot Subroto.

Rute tol melingkar merupakan akses strategis yang menghubungkan Jakarta Timur dan Jakarta Selatan maupun contra flow Jakarta dengan Bodetabek.

“Ini menguntungkan bagi lokasi Jakarta Timur. Termasuk wilayah selatan di kawasan Jakarta Timur sebagai pusat pertumbuhan properti baru di Jakarta,” tuturnya.

Sebelumnya pengamat properti Panangian Simanungkalit mengatakan, kemudahan akses yang ditimbulkan kehadiran sarana infrastruktur transportasi akan membuat kawasan berkembang, baik sebagai kawasan permukiman maupun bisnis. “Dukungan sarana infrastruktur transportasi akan membuat sebuah kawasan makin berkembang.

Apalagi jika kawasan itu berada di lokasi cukup strategis, baik untuk permukiman ataupun bisnis. Jadi, rencana pembangunan infrastruktur transportasi darat pada beberapa wilayah di DKI, seperti Light Rail Transit (LRT) akan berpengaruh besar bagi pertumbuhan bisnis properti di Jakarta ke depannya,” kata Panangian.

Strategis
Dia menjelaskan, wilayah selatan di kawasan Jakarta Timur yang masih masuk dalam wilayah administrasi DKI Jakarta sebagai salah satu lokasi yang diuntungkan dengan kehadiran proyek infrastruktur tersebut. Selain dekat dengan akses tol Jagorawi dan JORR, lokasi kawasan akan makin strategis jika proyek LRT tahap pertama Cibubur-Cawang selesai.

Karena itu menurut dia, wilayah Selatan dari kawasan Jakarta Timur ini sangat berpotensi menjadi wilayah pertumbuhan baru di Jakarta.

“Apalagi wilayah tersebut selama ini belum banyak tersentuh oleh pengembangan properti besar seperti pembangunan apartemen dan kawasan superblok,” kata dia.

Panangian menilai, pengembangan permukiman vertikal dengan infrastruktur memadai dan dilengkapi fasilitas pendukung bagi masyarakat perkotaan modern, menjadi salah satu alternatif terbaik di kawasan ini. Bahkan, tidak tertutup kemungkinan untuk mengembangkan kawasan superblok, kondominium, hotel, dan pusat perbelanjaan.

Suara Pembaruan

Yuliantino Situmorang/Merdhy Pasaribu/YS

Suara Pembaruan

beritasatu.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me