S&P 500 sideways, Dow rekor pasca rilis the Fed

Big Banner

NEW YORK. Mata pelaku pasar sepanjang transaksi kemarin mengarah pada pimpinan The Federal Reserve dan jajarannya yang mengungkapkan bagaimana arah kebijakan mereka ke depan. Salah satu hasilnya, the Fed akan menahan suku bunga acuan di level rendah untuk sementara waktu.

Pasar tak banyak bereaksi atas pernyataan bank sentral AS itu. Pada akhir transaksi di bursa New York, pada penutupan pukul 16.00 waktu setempat, indeks S&P 500 hanya naik 0,1% menjadi 2.001,57 setelah sebelumnya naik 0,6%.

Sementara, indeks Dow Jones Industrial Average naik 24,88 poin ke rekor tertingginya menjadi 17.156,85 setelah sebelumnya melompat 89 poin.

Sektor komoditas, finansial, dan telepon memimpin kenaikan dari 10 kelompok industri pada indeks S&P 500. Pergerakan saham yang turut mempengaruhi bursa AS adalah FedEx Corp dan Lennar Corp yang reli lebih dari 3% setelah membukukan kinerja yang melampaui estimasi analis. Selain itu, ada pula saham Auxilium Pharmaceuticals Inc yang meroket hingga 45% setelah mendapatkan penawaran akuisisi.

Menurut Karyn Cavanaugh, senior market strategist Voya Investment Management LLC di New York, Yellen memang berkeinginan untuk menaikkan suku bunga, namun dia tetap memperhatikan data ekonomi yang dapat mengubah itu. “Perekonomian AS masih dalam masa pemulihan. Saya rasa suku bunga AS akan naik pada Maret 2015 atau bahkan lebih cepat,” jelasnya.

Editor: Barratut Taqiyyah

investasi.kontan.co.id

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me