Jakarta Masuk Daftar Kota yang Industri Propertinya Terpesat – Property

Big Banner

NEW YORK – Para pelaku industri properti dan real estat yang merupakan perusahaan internasional, termasuk hotel-hotel besar, terfokus di 300 kota di seluruh dunia.

Tiga ratus kota ini menjadi fokus bagi 75 persen investasi di sektor properti real estat yang fokus pada hunian dan 90 persen investor sektor perkantoran. Demikian dilansir dari JLL Real Views, Sabtu (19/12/2015).

Sejumlah kota seperti New York, Tokyo, London dan Paris, telah memiliki citra yang positif di industri properti. Tapi, ada 10 negara berkembang yang menonjol sebagai pusat bisnis properti yang kondisinya bisa disebut semakin baik.

Untuk mengetahui lebih lanjut, berikut 10 kota berkembang yang mempunyai daya tarik komersil dalam industri properti:

10. Tehran

Timur Tengah dan ekonomi terbesar kedua kota Afrika Utara (setelah Kairo), pencabutan sanksi internasional diharapkan dapat memberikan dorongan dipersilakan untuk sebuah kota yang telah efektif telah dari radar internasional selama beberapa dekade. Kesaksian lambat munculnya kembali kota ini ke ranah panggung dunia, penumpang udara tumbuh sebesar 13 persen pada tahun lalu sebagai bisnis mulai untuk mencari peluang.

9. Riyadh

Pertumbuhan lembaga keuangan global yang menggunakan Riyadh sebagai basis regional sedang memperkuat posisinya sebagai pusat keuangan regional. Berdasarkan data Forbes 2000 perusahaan yang berkantor pusat di kota telah tiga kali lipat selama 10 tahun terakhir, dengan mayoritas ini di sektor keuangan. Status Riyadh muncul sebagai pusat keuangan sedang digarisbawahi oleh pembangunan Raja Abdullah Financial District, sebuah proyek bernilai USD8 miliar untuk membangun sebuah pusat keuangan baru khusus yang akan menggabungkan 3 juta meter persegi menggunakan ruang campuran dan rumah Bursa Efek Saudi.

8. Mumbai

Ibukota komersial negara dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di dunia, dengan pertumbuhan melebihi tujuh persen di kota lebih masing-masing tiga tahun terakhir. Reformasi yang dilakukan oleh pemerintah nasional meningkatkan kepercayaan dalam perekonomian daerah dan nasional metro. Tingkat pembangunan yang tinggi, dengan Mumbai meningkatkan saham Grade A-nya menjadi 26 persen selama tiga tahun terakhir, dan diharapkan untuk menambahkan tambahan 22 persen selama tiga tahun ke depan. Mumbai tengah meningkatkan posisinya sebagai pusat untuk perusahaan global, dengan perusahaan-perusahaan di antara dua ribu perusahaan terbesar di dunia yang berkantor pusat di kota meningkat sebesar 50 persen selama 10 tahun terakhir.

7. Milan

Pertumbuhan ekonomi dan lapangan kerja yang mendapatkan momentum di pusat ekonomi Italia karena terus melebihi sisa negeri, sementara volume investasi real estate terus meningkat tertinggi sejak krisis keuangan global. Pada 2015, Milan Expo telah memfokuskan perhatian pada statusnya sebagai pusat global untuk inovasi dan penekanannya bergeser ke aktivitas bernilai tinggi. Contohnya adalah pengembangan Nuova Bovisa, yang menjadi menyatukan lembaga-lembaga pendidikan tinggi dan industri untuk fokus pada energi dan penelitian mobilitas yang berkelanjutan di kota, dan hanya satu dari berbagai perkembangan utama yang sedang berlangsung di Milan, termasuk CityLife, baru distrik bisnis Porta Nuova dan proyek bernilai miliaran dolar Milanosesto.

6. Madrid

Ekonomi dari kota terbesar kedua dalam zona euro berada di garis terdepan terhadap pemulihan. Dengan kedua faktor yakni GDP dan kesempatan kerja meningkat pada tingkat tercepat dalam tujuh tahun. Ini adalah memberi asupan melalui momentum baru di pasar real estat Madrid, dengan volume investasi real estate langsung meningkat 129 persen dibanding tahun lalu dan berada pada tingkat tertinggi sejak 2008. Sewa kantor yang memantul kembali kokoh, dengan pasar diharapkan menjadi bagian dari perhelatan Euro 2016.

(rzk)

1 / 3

property.okezone.com