Ubah Kota Hantu Jadi Metropolitan Baru – Property

Big Banner

JAKARTA  – Beberapa mal mewah dan apartemen tinggi hingga hotel-hotel bintang lima di Phnom Penh telah mengubah ibu kota Kamboja itu dari kota hantu menjadi salah satu kota dengan pertumbuhan tercepat di Asia.

Di pusat perbelanjaan terbesar yang baru saja dibuka di jantung Phnom Penh, Aeon Mall, para pembeli dan pengunjung memadatinya untuk melihat produk terbaru Levis dan tas Giordano. Mereka berfoto selfie di depan pohon Natal raksasa. Ini merupakan pemandangan umum di penjuru Asia Tenggara. Meski demikian, kondisi ini tidak pernah dibayangkan banyak orang di Kamboja yang 20 persen  warganya masih hidup dengan pendapatan USD1,25 per hari.

Kendati kemiskinan tetap bertahan, kelas menengah dan kelas atas yang tumbuh pesat, terus mencari cara untuk menghabiskan uang mereka. ”Saya senang kami telah memiliki mal modern semacam ini di Phnom Penh. Ini menunjukkan pertumbuhan kota,” ujar Bopha, 20, mahasiswa yang mengaku keluarganya memperoleh lebih dari USD1 juta dari penjualan tanah baru-baru ini. Bopha menjelaskan, dia menggunakan uang tersebut untuk jalan-jalan ke Thailand dan berbelanja di Singapura.

”Kota-kota mereka dipenuhi dengan gedung-gedung tinggi. Saya pikir kami sedang menuju arah yang sama seperti mereka,” paparnya, dikutip kantor berita AFP.

Mal yang dibangun kontraktor asal Jepang itu memakan biaya USD200 juta. Gedung itu hanya salah satu dari puluhan kompleks perbelanjaan baru, proyek kondominium dan hotelhotel yang tumbuh pesat di Phnom Penh.

Perkembangan ini terjadi saat Kamboja menikmati tingkat pertumbuhan ekonomi tinggi dalam beberapa tahun terakhir. Phnom Penh saat ini berada di peringkat kedua setelah Laos di Asia Timur untuk tingkat pertumbuhan ruang perkotaan tercepat, menurut data Bank Dunia. Ekonomi negara itu juga tumbuh 6,9 persen tahun ini. Di penjuru kota, berbagai kondominium mewah berdiri dengan berbagai nama seperti The Peak dan Diamond Island, lengkap dengan baliho-baliho yang memikat seperti ”Kehidupan Perkotaan Canggih”.

(rzk)

1 / 2

property.okezone.com