Kota Hijau, Metafora Pembangunan Perkotaan – Property

Big Banner

TERNATE – Kondisi Perkotaan di Indonesia, khususnya Maluku Utara serta Kota Tidore Kepulauan dihadapkan oleh berbagai tekanan urbanisasi yang berat. Untuk itu, maka diperlukan program pengembangan kota hijau (P2KH).

Pejabat Wali Kota Tidore Kepulauan, Ramli Umanailo mengatakan, urbanisasi memicu degradasi kualitas lingkungan pemukiman yang diikuti dengan berbagai eksternalitas negatif seperti banjir, kemacetan, kekumuhan dan krisis infrastruktur.

“Kita perlu menjawab tantangan tersebut dengan langkah-langkah nyata yang sistematis, antara lain melalui konsepsi dan pendekatan kota hijau,” katanya di Ternate, Senin, (21/12/2015).

Kota Hijau, menurut Ramli dapat diartikan sebagai metafora dari pencapaian tujuan pembangunan perkotaan berkelanjutan. Bahkan, kota yang ramah lingkungan dibangun berdasarkan keseimbangan antara dimensi sosial, ekonomi dan lingkungan serta dimesi tata kelolanya.

“Selain itu, kota yang ramah lingkungan juga dibangun berdasarkan keseimbangan dan tata kelola termasuk kepemimpinan dan kelembagaan kota yang mantap,” jelasnya.

(rzk)

property.okezone.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me