Tawarkan Bonus Mobil, Pengembang Yogyakarta Curi Momentum Akhir Tahun

Big Banner

YOGYAKARTA, KOMPAS.com – Pengembang properti di wilayah Yogyakarta mencuri momentum akhir tahun untuk menggeber jualan produknya lewat Jogja Top Property yang digelar 23-28 Desember 2015 di Atrium Ambarrukmo Plaza. Pengembang menjemput bola untuk menggaet pasar hingga kuartal pertama 2016 nanti.

“Terus terang, hampir semua developer di sini (Yogyakarta) juga mengeluhkan turunnya daya serap pembelian dari masyarakat hingga akhir tahun ini. Itu menyebabkan harga properti yang ditawarkan menjadi lebih murah dan terjangkau,” ujar Jeffri Ardiatma, Direktur Utama Trah Development, saat dihubungi Kompas.com, Jumat (25/12/2015).

Jeffri mengakui, turunnya daya beli investor dan pengguna disebabkan oleh peredaran uang di masyarakat yang juga mengalami penurunan, selain juga akibat tingginya inflasi dan tingkat suku bunga.

“Tapi, kalau investor mau melihat peluang, sebenarnya ini saatnya membeli properti dengan cara tunai. Kenapa, karena harga jualnya miring. Ini akan terus berlangsung sampai quarter pertama 2016,” ujar Jeffri.

Untuk menyiasatinya, lanjut dia, kengininan konsumen mencari produk di pameran properti harus disertai kehati-hatian memilih pengembang. Konsumen juga harus memastikan garansi legalitas dan bangunannya.

“Karena tidak dipungkiri, banyak developer yang juga nakal dengan miringnya harga jual, tapi kualitasnya juga diturunkan. Kalau developer yang baru pasti akan lebih konsentrasi pada branding dan menjaga citranya, termasuk untuk pelayanan, garansi bangunan dan legalitasnya. Konsumen harus lebih peka,” tambahnya.

Untuk itulah, kata Jeffri, pihaknya tak tanggung-tanggung menyiapkan bonus untuk menarik minat konsumen. Mulai gratis furnished, pembebasan biaya KPR, hingga hadiah mobil Honda HRV ditawarkan selama pameran.

“Memang, tidak untuk semua produk. Tahun ini bonus mobil diberikan hanya untuk setiap pembelian secara tunai unit private villa di Palagan Jogja dan pembelian rumah The grand Amartani Maguwo,” katanya.

Saat ini, selain perumahan untuk kalangan menengah atas, Trah Development tengah mengembangkan properti berkonsep vila pribadi. Jeffri menilai, tahun depan pangsa pasar properti premium di Kota Pelajar Yogyakarta itu akan lebih ramai, karena konsep vila pribadi punya desain arsitek unik dan spesifikasinya di atas rata rata dibandingkan perumahan biasa.

Dia mengaku optimistis, masa pertumbuhan properti di awal 2016 akan positif membaik. Hal itu berkat rencana pembangunan infrastruktur dan dukungan sektor ekonomi lain yang juga terus meningkat.

properti.kompas.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me