Pemerintah Siapkan Infrastruktur Kawasan Maja

Big Banner

Jakarta – Dalam mendukung kawasan Maja, Lebak, Banten sebagai kawasan kota mandiri, pemerintah sedang menyiapkan pembangunan infrastruktur jalan, kereta api, dan air minum ke kawasan tersebut.

“Pemerintah akan mempercepat pembangunan infratruktur,” kata Kepala BPIW (Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Hermanto Dardak, kepada Investor Daily, di Jakarta, baru-baru ini.

Dia mengatakan, kawasan Maja akan dijadikan sebagai kawasan mandiri dan juga percontohan kawasan lainnya. Kawasan ini akan didukung berbagai infrastruktur yang lengkap mulai dari transportasi massal seperti kereta api. Lalu, jalan tol dan jalan utama dari Serpong menuju Maja. Selain itu, dan penyediaan air minum yang akan diambil dari waduk Karian Banten.

“PUPR sekarang mengerjakan akses jalan dua lajur dari Serpong-Balajara menuju ke Maja dan kereta api juga nanti akan ada double track, untuk mempercepat angkut barang maupun juga orang,” kata dia.

Infrastruktur kawasan Maja ditargetkan selesai pada akhir 2018 dan terintegrasi dengan kawasan lain seperti Jakarta dan sekitarnya. Dengan begitu konektifitas moda transportasi akan mendukung Maja sebagai kawasan superblok hunian dan juga kota mandiri untuk kelas menengah bawah.

Popularitas kawasan Maja mulai menjadi perhatian pemerintah dan banyak pengembang properti. Beberapa pengembang itu adalah Ciputra Group, Agung Podomoro Group, Kalbe Group, dan Intiland.

Sementara itu, kawasan Maja telah ditetapkan sebagai Kota Kekerabatan berdasarkan Surat Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) No. 02/KPTS/M/1998. Kota Kekerabatan Maja diproyeksikan menjadi salah satu penyangga di bagian barat Metropolitan Jakarta.

Lokasi Maja cukup strategis dan terletak di dua provinsi, yakni Jawa Barat dan Banten. Apalagi, kawasan ini berbatasan dengan Tangerang yang saat ini pengembangan propertinya sudah sangat besar. “Kawasan Maja ini yang sedang dikembangkan diatas lahan seluas 10.000 hektare lebih dan ini menjadi investasi yang menarik,” kata Hermanto.

Investor Daily

Imam Muzakir/EDO

Investor Daily

beritasatu.com