CCP  Tawarkan Apartemen Rp300 Jutaan Dekat Stasiun

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – Kian mahalnya harga lahan membuat pengembangan properti mengarah pada hunian vertikal. Tren pengembangannya meluas hingga kawasan pinggiran terutama di sekitar stasiun kereta api. Lokasi seperti ini akan memudahkan mobilitas penghuni ke tempat kerja. Salah satu apartemen yang akan dikembangkan dekat stasiun adalah Cilebut City Park (CCP).  Proyek PT Cahaya Selaras Sejati (CSS) ini lokasinya di Jl Cilebut Raya, Bogor, Jawa Barat, dekat Stasiun Cilebut.

Foto Apartemen Kalibata 2

Proyek yang akan dikembangkan di area seluas 7 ha ini terdiri 7 tower setinggi 20 lantai. Unit huniannya minimal seluas 36 meter persegi. Tidak ada tipe studio dengan ukuran di bawah 20 meter persegi. “Kami ingin mengembangkan hunian layak, baik, manusiawi, dengan fasilitas lengkap.   Tipe studio kurang layak untuk sebuah hunian apalagi untuk keluarga. Tipe 36 m2 yang kami pasarkan terdiri 2 kamar tidur, dapur, kamar mandi, dan masih ada ruang keluarga,” ujar Ashari, Direktur CSS, kepada housing-estate.com di Jakarta, Senin (28/12).

Kendati seluruh perizinan mulai IMB, Amdal, hingga sertifikat sudah beres, CCP  secara resmi belum dipasarkan. Pengembang masih melakukan pembahasan teknis proyek ini agar seluruh proses pengembangannya sesuai aturan yang berlaku. Harganya berkisar  Rp8 -9 juta per meter persegi, sekitar Rp320 juta per unit. Karena itu apartemen ini bisa dibeli dengan program fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP). Konsumen yang memenuhi syarat, yaitu berpenghasilan maksimal Rp7 juta per bulan,  bisa mendapatkan bunga subsidi sebesar 5 persen hingga lunas.

Setiap tower mencakup 800 – 1.000 unit hunian. Tower 1 dan 2 dipasarkan sebagai rumah susun sederhana milik (rusunami). Ashari mengatakan, apartemennya ideal dijadikan hunian keluarga muda karena harganya terjangkau dan dekat dengan transportasi publik. “Menuju tempat kerja di Jakarta mudah dengan menumpang kereta. Ke stasiun juga dekat sehingga bisa berjalan kaki,” ujarnya.

Area yang dikembangkan hanya 50 persen, selebihnya dijadikan ruang terbuka hijau (RTH) dan infrastruktur. Fasilitas yang akan disediakan antara lain kolam renang, taman bermain,  jogging track, mini market, dan area komersial.

housing-estate.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me