PUPR Black List Peserta Lelang Berkinerja Buruk

Big Banner

Jakarta-Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan memasukan ke daftar hitam (black list) kontraktor peserta lelang yang rekam jejaknya tidak profesional.

“Bila memang ada peserta lelang yang memang memiliki rekam jejak hasil pekerjaan yang tidak baik maka Pokja dapat melakukan black list sehingga mereka tidak bisa ikut lelang di semua proyek perumahan baik di proyek pembangunan rusun, rumah khusus maupun rumah swadaya,” kata Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Syarif Burhanuddin, saat memberikan pengarahan kepada Pokja Pengadaan Barang/ Jasa Pemerintah, di lingkungan Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan, di Jakarta, Rabu (30/12).

Menurut Syarif, kelompok kerja (Pokja) pengadaan barang/ jasa pemerintah yang bertugas diharapkan dapat bekerja secara profesional dan independen. Sehingga, kata dia, hasil pekerjaan yang dilaksanakan memiliki kualitas yang baik dan bermanfaat bagi masyarakat luas. “Pokja harus profesional, independen, mampu mengambil keputusan berdasarkan aturan yang berlaku serta melihat referensi hasil pekerjaan para peserta lelang. Jangan dengarkan apabila ada pihak tertentu yang mengarahkan Pokja agar memenangkan peserta lelang tertentu,” tandasnya.

Menurut dia, saat ini seluruh lapisan masyarakat terus memantau kinerja Kementerian PUPR termasuk Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan khususnya dalam pelaksanaan program Sejuta Rumah. Adanya anggaran yang bernilai cukup besar yang dikelola oleh Kementerian PUPR harus dapat digunakan secara hati-hati dan dipertanggungjawabkan sehingga masyarakat dapat menikmati manfaat dari hasil pembangunan infrastruktur maupun perumahan yang telah diprogramkan sebelumnya.

“Banyak rekanan kontraktor yang datang ke saya minta dimenangkan saat ikut lelang. Tapi saya minta mereka tetap ikuti aturan lelang yang ada. Jangan sampai lelang itu diartikan bagi-bagi proyek dari pejabat. Jadi para pemenang lelang itu sudah harus sesuai kriteria dan dapat di pertanggungjawabkan oleh Pokja sebagai pengambil keputusan akhir,” terangnya.

Investor Daily

Imam Muzakir/EDO

Investor Daily

beritasatu.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me