Proyek Kemenpupera Rp14 Triliun Dimulai Awal Januari 2016

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – Paket proyek infrastruktur khususnya jalan tol dan non tol  yang sudah dilelang sejak September 2015 akan diteken dan mulai dikerjakan pembangunan fisiknya pada 6 Januari 2016. Menurut Dirjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera) Hediyanto W. Husaini, nilai paket yang akan diteken pada 6 Januari tersebut mencapai Rp14 triliun.

Ilustrasi

Ilustrasi

“Proyek ini akan dikerjakan secara simultan di lima lokasi yaitu Medan, Surabaya, Banjarmasin, Manado, dan Jayapura. Dengan penandatanganan paket awal ini untuk mengejar percepatan pembangunan infratsuktur jalan dan ini merupakan komitmen kami untuk bekerja dengan cepat,” ujarnya di Jakarta, Kamis (31/12).

Dengan pengerjaan paket awal ini, Hediyanto menargetkan ada tambahan sepanjang 70 km jalan tol baru yang bisa digunakan untuk arus mudik lebaran tahun 2016. Lelang dini ini diyakini bisa mempercepat pekerjaan karena pengalaman selama ini untuk proses lelang saja bisa memakan waktu hingga empat bulan.

Pagu anggaran Ditjen Bina Marga untuk tahun 2016 sendiri mencapai Rp45,2 triliun dan akan dilelang paket pekerjaannya senilai Rp29,6 triliun. Untuk anggaran Rp15,5 triliun yang tidak dilalangkan merupakan pekerjaan yang dilakukan melalui kontrak tahun jamak berkelanjutan selain untuk belanja pegawai, pemeliharaan rutin, dan sebagainya.

“Program strategis lainnya yang akan kita lakukan adalah pembangunan jalan perbatasan di Kalimantan, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Papua. Selain itu ada juga penanganan jalan lintas selatan Jawa, pembangunan tol Trans Sumatera, Trans Jawa, jembatan bentang panjang, dan sebagainya. Seluruh proyek ini targetnya dalam dua tahun sudah mulai terlihat,” imbuhnya.

housing-estate.com