Harga BBM Turun, Pengembang Tak Koreksi Harga Rumah

Big Banner

Jakarta – Setelah pemerintah menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM), pengembang berharap daya beli rumah masyarakat naik. Kendati demikian, pengembang tidak mengoreksi harga serta target penjualan.

Ketua Umum DPP Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Eddy Ganefo mengatakan, penurunan harga BBM tidak serta merta menurunkan harga barang dan tarif transportasi. Hal yang sama juga terjadi di sektor perumahan. Eddy menegaskan, harga perumahan tidak bisa langsung turun pascapenurunan harga BBM.

“Pengembang tidak mungkin mengoreksi harga. Namun, tidak bisa juga merevisi target penjualan,” ujar Eddy di Jakarta, belum lama ini.

Yang paling memungkinkan dilakukan oleh pengembang adalah meningkatkan kualitas dan menambah fitur bangunan. “Misalnya, atap dan lantainya dibuat lebih bagus. Hanya itu yang bisa dilakukan. Sebab, BBM bukan satu-satunya yang menentukan harga rumah,” jelas Eddy.

Kendati demikian, lanjut dia, bukan tidak mungkin harga rumah turun akibat penurunan harga BBM. “Tapi itu dalam jangka panjang. Jika penurunan harga BBM dalam tempo yang lama, dan bahkan akan terjadi penurunan berikutnya, harga rumah bisa terpengaruh,” tegas dia.

Investor Daily

Pamudji Slamet/PAM

Investor Daily

beritasatu.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me