Rendah, Pertumbuhan Harga Rumah di Pamulang

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – Rumah di kawasan perkotaan memiliki manfaat ganda sebagai tempat tinggal sekaligus aset investasi. Rumah dengan pertumbuhan harga signifikan menguntungkan pemiliknya karena nilai asetnya bertambah besar, demikian pula sebaliknya. Di sekitar Jakarta pertumbuhan harganya cukup variatif,  kecil, moderat, hingga tinggi. Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, dua tahun terakhir pertumbuhannya secara umum tergolong kecil.

Anggrek Mas Pamulang

Anggrek Mas Pamulang

Menurut HousingEstate Data Center (HEDC), di kawasan yang berbatasan dengan Serpong itu harganya hanya naik 6 – 16 persen per tahun. Bahkan satu dua perumahan dalam 10 bulan (Januari – Oktober 2015) harganya tidak berubah. Kondisi ini dapat dilihat di beberapa perumahan, antara lain Permata Mansion, Cendana Residence, 9 Residence, Maple Serpong. Rendahnya pertumbuhan itu salah satunya karena harganya sudah cukup tinggi, selain kondisi pasar properti yang sedang melemah. Contohnya 9 Residence di Jl H Rean, Pamulang, dalam sepuluh bulan naik enam persen. Pada Januari 2015 tipe 54/75 dibandrol Rp541 juta, pada November 2015 tipe tersebut harganya menjadi Rp573,3 juta. Cendana Residence di Jl Benda Raya mengalami pertumbuhan lebih lambat. Pada Juni 2014 tipe 69/72 seharga Rp689 juta, 17 bulan kemudian (Oktober 2015) menjadi Rp835 juta. Permata Mansion di Jl Reni, Pamulang, tumbuh moderat 16 persen. Di perumahan hasil pengembangan PT Bina Persada Sukses itu rumah tipe 36/72 dalam sebelas bulan naik dari Rp335,9 juta menjadi Rp390,9 juta. Kondisi berbeda ditunjukkan perumahan Anggrek Mas di Jl Siliwangi Pamulang. Dalam satu setengah tahun harganya naik sampai 170 persen. Kenaikan harga yang cukup pesat itu disebabkan harga jualnya wajar dan kawasannya makin berkembang. Di dekat perumahan terdapat fasilitas cukup lengkap, Pamulang Square, Carrefour, Giant, rumah sakit, dan lain-lain. Menuju pintu tol BSD sekitar 10 menit.

housing-estate.com