Ini Proyek-proyek Mahakarya Indonesia Property Awards 2015

Big Banner

TEMPO.CO, Jakarta – Pergelaran desain properti elite Indonesia Property Awards (IPA) yang baru memasuki musim keduanya, yaitu IPA 2016, telah berhasil menyorot sejumlah proyek brilian di Indonesia.

Pada IPA 2015, yang merupakan masa perdana perhelatan ini, nama besar industri properti, seperti Sinar Mas Land, Ciputra Group, Lippo Karawaci, dan beberapa lainnya sukses membuktikan diri dengan karya-karya terbaik mereka.

“IPA seharusnya menjadi momen yang tepat bagi industri properti Indonesia untuk naik kelas.” ujar konsultan properti ternama Indonesia, Hendra Hartono, saat peluncuran IPA 2016 di Jakarta pada Kamis, 26 November 2015. Hendra merupakan juri panel event tersebut.

Menurut Hendra, industri asing selalu memainkan segmen properti kelas atas. Sedangkan konsentrasi pelaku properti lokal banyak yang mengarah pada pembangunan segmen menengah ke bawah.

“Hal itu memang disebabkan kondisi kehidupan perkotaan masyarakat Indonesia, tapi kita harus mulai menyamakan level kita dengan internasional,” ujar Hendra.

Dalam IPA 2015 yang puncak acaranya diadakan di Intercontinental Mid Plaza, Jakarta, pada September 2015, Sinar Mas Land berhasil mendapat penghargaan tertinggi, yaitu Best Developer. Pengembang ini mengikutsertakan 59 proyek di segmen bangunan komersial, perumahan, perhotelan, retail, dan konsep township.

“Butuh bertahun-tahun bagi kami membangun reputasi. Setelah Best Developer di Indonesia ini kami raih, kami masih berambisi menjadi yang terbaik di Asia Tenggara,” ujar perwakilan Sinar Mas Land seperti dikutip dari laporan kompilasi pemenang IPA 2015.

Satu proyek Sinar Mas Grup yang menjadi sorotan adalah The Breeze BSD City yang terletak di Bumi Serpong Damai, Tangerang Selatan. Mal berkonsep outdoor yang dibangun di lahan seluas 13,5 hektare ini memenangkan trofi Best Retail Developer dan Best Retail Developments.

Ciputra Group juga tak kalah dengan memenangkan penghargaan desain terbaik. Proyek Raffles Hotel Jakarta mereka memboyong tiga trofi sekaligus, yaitu Best Hotel Development, Best Hotel Interior Design, dan Best Commercial Development. Chief Executive Ciputra Group Candra Ciputra pun secara khusus mendapat penghargaan Real Estate Personality of the Year atas perannya dalam pengembangan mega proyek Ciputra World Jakarta 2.

Ada juga Lippo Karawaci yang tergabung dalam nominasi Best Developer. Meski tak menjadi pemenang, proyek Hillcrest House di Tangerang milik pengembang yang merupakan bagian dari Lippo Group ini menyabet gelar Best Mid-Range Condo Development.

Di IPA 2016 nanti, terdapat 27 kategori yang akan diperebutkan. Para pendaftar memiliki waktu sejak 27 November 2015 hingga 4 Maret 2016 untuk mengirimkan entri karya mereka. IPA 2016 merupakan bagian dari rangkaian acara besar Asia Property Awards (APA), yang dimonitor langsung oleh BDO, salah satu firma akuntansi dan audit terbesar dunia.

“Tahun 2016 akan menjadi tahun yang signifikan untuk industri properti Indonesia. Apalagi, galaknya pengembangan infrastruktur saat ini ditujukan untuk membangkitkan lagi minat para pengembang dan investor domestik untuk bergabung menciptakan kota global masa depan,” ujar Hendra.

YOHANES PASKALIS

properti.tempo.co