Sinar Mas Land Luncurkan Proyek High End

Big Banner

Jakarta, solusirproperti.com – Optimistis terhadap potensi pasar properti di Batam, Sinar Mas Land berencana mengembangkan kawasan terpadu seluas 228 hektare yang menyasar segmen atas.

CEO Strategic Development & Services Sinar Mas Land Ishak Chandra menuturkan proyek di daerah Nongsa tersebut akan menjadi pengembangan ketiga oleh perseroan di salah satu kota Kepulauan Riau tersebut.
 
Sebelumnya, perusahaan yang tercatat di bursa saham atas nama PT Bumi Serpong Damai Tbk, (BSDE) ini membuat kawasan hunian Taman Duta Mas di Batam Center, serta Palm Springs Golf & Beach Resort seluas 274 hektare, yang juga berada di Nongsa.
 
Kawasan terpadu baru seluas 228 hektare ditunjang kondisi alam yang indah seperti pantai dan mangrove, serta dilengkapi lapangan golf berkelas international. Lokasinya terbilang strategis karena memerlukan waktu tempuh 15 menit dari bandara International Hang Nadim.
 
Menurutnya, Batam berpotensi menjadi area terbaik investasi properti karena menjadi area perdagangan bebas bea, pertumbuhan kawasan industri, dan jaraknya yang dekat dari Singapura. Harga lahan dan properti juga terbilang kompetitif yang ditunjang kematangan infrastruktur.
 
“Apalagi dengan pemberlakukan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) pada akhir 2015, investasi akan semakin masif dan menjadi pendorong utama pertumbuhan properti di Batam,” ujarnya.
 
Ishak menyebutkan integrasi pasar ASEAN membuat Indonesia menjaring 500 juta lebih populasi konsumen. Batam yang berstatus Free Trade Zone (FTZ) diprediksi mampu menjadi salah satu kekuatan utama MANUFAKTUR dalam penerapan liberalisasi arus barang, dan investasi sebagai perwujudan MEA.
 
Direktur Perencanaan dan Pembangunan Badan Pengusahaan (BP) Batam Imam Bachroni menuturkan, sektor properti telah menjadi salah satu fokus pengembangan kota. Batam pun sudah memiliki kelengkapan Infrastruktur listrik, air, dan jalan, sehingga menunjang pertumbuhan beragam industri, misalnya bidang papan.
 
Pemerintah juga menggenjot pembangunan prasarana jalan tol dan fly over untuk memudahkan aksesbilitas. Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR sudah melakukan lelang dua jalan layang, yakni dari Batu Ampar ke Bandara Hang Nadim dan fly over Simpang Kabil.
 
“Kalau jadi dibangun pertengahan 2016, mungkin 2018 selesai, karena ini multiyears. Tol juga lagi disiapkan,” katanya.

solusiproperti.com