Lima Raksasa Pengembang Properti Indonesia

Big Banner

Berdasarkan nilai kapitalisasi pasar (market capitalization) per Senin (21/12), ada lima raksasa pengembang properti di Indonesia. Kelima pengembang tersebut adalah PT Bumi Serpong Damai Tbk, PT Lippo Karawaci, PT Pakuwon Jati Tbk, PT Summarecon Agung Tbk, dan PT Ciputra Development Tbk (CTRA), Demikian yang dicatat Kompas.com.

Kapitalisasi pasar kelima pengembang tersebut berada pada peringkat  di atas Rp 20 triliun. Berikut kelima raksasa tersebut.

1. PT Bumi Serpong Damai Tbk (nilai kapitalisasi pasar Rp 32,2 triliun)

Proyek PT Bumi Serpong Damai Tbk tersebar di beberapa kota. Salah satu proyek unggulannya adalah BSD City di Serpong, Banten. Proyek teranyarnya adalah Nuvasa Bay di Batam, Kepulauan Riau.

2. PT Lippo Karawaci Tbk (nilai kapitalisasi pasar Rp 25,1 triliun)

Proyek PT Lippo Karawaci Tbk terdapat di beberapa kota. Di antaranya yang menjadi unggulan adalah Kota Mandiri Lippo Village di Karawaci, Tangerang, Banten; Kemang Village di Kemang, Jakarta Selatan; St Moritz Penthouse and Residences di Puri Indah, Jakarta Barat; dan superblok Lippo Plaza di Medan, Sumatera Utara. Yang terbaru adalah St Moritz Makassar di Makassar, Sulawesi Selatan dan Monaco Bay di Manado, Sulawesi Utara.

3. PT Pakuwon Jati Tbk (nilai kapitalisasi pasar Rp 23,06 triliun)

Proyek pengembang yang dirintis oleh Alexander Tedja ini tersebar di Surabaya dan Jakarta. Di Surabaya mereka dominan, karena sejumlah proyek unggulannya secara signifikan mengubah kota ini. Ada Pakuwon City, Pakuwon Indah, Pakuwon Supermall, East Coast, dan properti legendaris Tunjungan City. Yang kini tengah dibangun adalah pencakar langit tertinggi di Surabaya, yakni Tunjungan City Office Tower.

4. PT Summarecon Agung Tbk (nilai kapitalisasi pasar Rp 20,9 triliun)

Pengembangan proyek pengembang raksasa yang satu ini menelan lahan lebih dari 200 hektar. Dalam setiap mengembangkan proyeknya, pengembang ini mengadopsi konsep terintegrasi atau township development.

Proyek terbarunya adalah pengembangan Summarecon Bandung di kawasan Gedebage, Bandung, Jawa Barat. Proyek ini menarik perhatian khalayak karena konsepnya yang didasarkan pada pilar smart city dan terintegrasi dengan Bandung Technopolis.

5. PT Ciputra Development Tbk (nilai kapitalisasi pasar Rp 20,7 triliun)

Raksasa properti tertua di Indonesia ini punya proyek dengan spesialisasi perumahan di seluruh Indonesia. Hingga kini tercatat lebih dari 78 proyek di lebih dari 30 provinsi di Indonesia. Proyek signature-nya adalah Ciputra World 1 Jakarta dan Ciputra World Surabaya. Saat ini, raksasa properti yang satu ini sedang mengembangkan sejumlah proyek anyar di Makassar, Medan, Samarinda, Balikpapan, dan lain-lain.

rumah123.com