Road to IFEF: Danareksa usung 4 reksadana unggulan

Big Banner

JAKARTA. Investor maupun masyarakat awam bisa belajar dan berburu produk investasi pada akhir bulan ini. Pasalnya, KONTAN akan kembali menggelar perhelatan tahunan Indonesia Financial Expo and Forum (IFEF)  mulai 26-28 September 2014  di Jakarta Convention Center (JCC).

Perhelatan IFEF yang sudah digelar keempat kalinya ini mengusung tema “Rencanakan, Investasikan, dan Nikmati Hasilnya”. Jadi, event ini juga bertujuan mengedukasi masyarakat agar menyadari pentingnya berinvestasi sejak dini.

Salah satu peserta IFEF 2014 adalah PT Danareksa Investment Management (DIM). Ini merupakan tahun keempat DIM menjadi peserta IFEF. Pada tahun ini,  perusahaan manajer investasi ini akan memfokuskan penawaran empat produk reksadana unggulannya.

Head of Product Management Danareksa Investment Management, Wiko Harry Tanata, menjelaskan, empat reksadana unggulan DIM yang akan ditawarkan terdiri dari tiga reksadana saham, dan satu reksadana pendapatan tetap.

Tiga reksadana saham tersebut adalah Danareksa Mawar, Danareksa Mawar Konsumer 10, dan Danareksa Mawar Rotasi Sektoral Strategis. Sementara, produk Danareksa Melati Premium Dollar yang berdenominasi dollar AS akan menjadi produk reksadana campuran unggulan yang ditawarkan. “Target kami dalam IFEF kali ini untuk mengedukasi investor, sekaligus mendapat penambahan akun dari investor baru,” ungkap Wiko kepada KONTAN.

Berdasarkan data PT Infovesta Utama, kinerja reksadana DIM cukup menggembirakan. Pada periode 30 Desember 2013 hingga 29 Agustus 2014 (year to date), Danareksa Mawar Rotasi Sektoral Strategis menjadi produk dengan imbal hasil (return) terbesar, yaitu mencapai 21,20%.

Kemudian, menyusul produk Danareksa Mawar Konsumer 10 yang membagikan return sebesar 20,92%. Di urutan berikutnya, produk Danareksa Mawar yang menorehkan imbal hasil sebesar 19,74%.

Wiko berharap, hajatan  IFEF selama tiga hari itu dapat membuka wawasan masyarakat, sehingga semakin memahami pentingnya berinvestasi untuk masa depan.

Hingga akhir tahun ini, DIM menargetkan total dana kelolaan mencapai Rp 16 triliun-Rp 17 triliun. Target itu naik 25,92% dibandingkan posisi Juni tahun ini, yaitu senilai Rp 13,5 triliun.

Bagi investor yang tertarik dengan produk-produk DIM bisa mengunjungi booth  DIM di dekat pintu masuk. Melalui IFEF, masyarakat dapat menimba ilmu tanpa dipungut biaya masuk.

Editor: Dupla KS

investasi.kontan.co.id

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me