Geliat Properti di Kawasan Industri

Big Banner

Menurut Associate Director Colliers International, Ferry Salanto, pola bisnis properti di kawasan industri akan ramai pada 2016. Ferry berpendapat pengembang properti telah melihat potensi dari perkembangan populasi pekerja dan pertumbuhan perusahaan di kawasan industri. Tren pengembangan properti kini memasuki kawasan industri.

Peluang pengembangan properti di kawasan industri memang cukup besar. Seperti yang dikutip dari situs tempo.co, Ferry mengatakan, terlebih bagi perusahaan asing pasti membutuhkan tempat pertemuan atau tempat untuk menyambut tamu dari luar negeri.

“Kalau di Jakarta sudah sulit dijangkau karena jauh dan macet,” ujar Ferry di World Trade Center I, awal Januari .

Baca juga: Segera Hadir Apartemen Pertama di Cirebon

Hanya saja tren pengembangan properti di kawasan industri ini akan menjadi booming di akhir tahun. Karena, periode awal tahun ini dinilai masih berat, mengingat penurunan yang terjadi di 2015.

Paket kebijakan ekonomi pemerintah yang kini dinilai lebih ramah pada investor, dalam pandangan Ferry membuat banyak investor baru memutuskan untuk masuk ke Indonesia. Tahun lalu perkembangan properti di kawasan industri masih terhambat karena beberapa peraturan yang kini sudah diluruskan.

“Dengan perbaikan aturan, paket kebijakan ekonomi, dan perbaikan infrastruktur, semua itu sangat berpengaruh pada sektor properti,” ujar Ferry.

Kebijakan yang mengatur soal kawasan industri, yakni kemudahan perusahaan asing berinvestasi dan pengurangan waktu urus izin, juga membawa dampak yang dinilai positif oleh para pengembang properti. Kini mereka berani untuk membangun proyek properti di kawasan industri.

Baca juga: Galaxy Media Property Resmikan Kantor Pusat di Bekasi

rumah123.com