Perkantoran Synthesis Square Terjual 90%

Jakarta- PT Synthesis Development (Synthesis) mengklaim bahwa penjualan menara kedua di perkantoran Synthesis Square Gatot Subroto direspons pasar cukup bagus. Synthesis membangun dua menara perkantoran di proyek superblok tersebut.

“Kami sedang memasarkan perkantoran menara kedua yaitu Butiq Tower dimana saat ini sudah hampir 90% terjual. Sedangkan untuk menara pertama mulai dijual pada 2018,” kata Sales & Marketing Manager Synthesis Square Andi Setiawan, kepada Investor Daily, di Jakarta, Kamis (28/1).

Dia menjelaskan, proyek superblok tersebut menghabiskan dana berkisar Rp 1,5-2 triliun. Proyek yang berisi tiga menara itu ditargetkan rampung seluruhnya pada 2022.

Andi menjelaskan, dari dua menara perkantoran salah satunya berketinggian 20 lantai dengan luas sekitar 35.000 meter persegi (m2). Sedangkan menara perkantoran kedua berketinggian 16 lantai dengan nama Butiq Tower.

Sementara itu, satu menara yang untuk apartemen mulai dijual pada Februari 2016.

Menurut dia, Synthesis berharap proyek ini akan diterima pasar dengan baik. Harga yang ditawarkan selama pre sales dibanderol mulai dari harga Rp 2,5 miliar hingga Rp7 miliar per unit tergantung dari tipe kamarnya.

“Saat ini sudah banyak end user maupun investor yang berminat untuk memiliki apartemen di Synthesis Square ini baik lokal maupun asing,” kata dia.

Investor Daily

Imam Muzakir/EDO

Investor Daily

beritasatu.com