LRT Akan Permudah Akses Ke Sentul City

Big Banner
MASTERPLAN SUPERBLOK SENTUL CITY

MASTERPLAN SUPERBLOK SENTUL CITY

BERITA PROPERTI-Presiden Joko Widodo, 9 September 2015 lalu meresmikan pembangunan proyek LRT (Light Rail Transit) yang merupakan bentuk upaya pemerintah dalam mengurangi kemacetan lalu lintas di wilayah Jabodetabek. Hal ini sudah diatur dalam Peraturan Presiden (PP) Nomor 98 Tahun 2015 tentang Percepatan Kereta Api Ringan atau Light Rail Transit Terintegrasi di Wilayah Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi.

Hadirnya proyek LRT tersebut, mendapat sambutan positif dari kalangan pengembang, salah satunya adalah PT Sentul City, Tbk. (BKSL). Perusahaan pengembang township Sentul City di kawasan Bogor seluas 3.100 hektar ini, menyatakan mendukung pembangunan moda transportasi modern LRT.

“Keberadaan LRT akan memberikan efek positif terhadap kawasan Sentul City. Infrastruktur transportasi seperti LRT sudah saatnya disediakan untuk koridor Jakarta Bogor, mengingat Jakarta Bogor sudah merupakan suatu tatanan Megapolitan,” ujar Andrian Budi Utama, Wakil Presiden Direktur PT Sentul City Tbk..

Proyek LRT, sambung Andrian, memberikan dampak positif yang akan menumbuhkan kegiatan-kegiatan ekonomi baru dan juga membantu memeratakan kesejahteraan di sepanjang koridor tersebut. Terhadap Sentul City, pembangunan LRT tersebut akan mempercepat pertumbuhan sebagai Kota Mandiri dan sekaligus menggerakan banyak investasi baru di kawasan Sentul City.

Hadirnya proyek LRT, lanjutnya, akan berpengaruh positif terhadap prospek Sentul City ke depan karena nantinya Sentul City akan semakin mudah diakses. Apalagi rencananya jalur LRT koridor Cibubur-Bogor akan melintasi kawasan Sentul City dan stasiun LRT juga akan dibangun di Sentul City. Tinggal di Sentul City akan semakin nyaman dan bagi masyarakat yang ingin menikmati fasilitas yang ada di Sentul City, juga akan semakin mudah untuk menuju Sentul City.

Pembangunan LRT akan dilakukan secara bertahap, dengan total panjang 83,6 kilometer. Tahap pertama mencakup tiga trase, yaitu Cibubur-Cawang sepanjang 13,7 kilometer, Cawang-Dukuh Atas sepanjang 10,5 kilometer (Tahap I A) dan Bekasi Timur-Cawang sepanjang 17,9 kilometer (Tahap I B). Untuk tahap kedua, panjang total lintasan LRT mencapai 41,5 kilometer. Tahap kedua itu meliputi lintas layanan Cibubur-Bogor, Dukuh Atas-Palmerah-Senayan, Palmerah-Grogol. Seluruh tahap pembangunan diperkirakan rampung 2018.

propertynbank.com