10 negara yang Harga Propertinya Tak Masuk Akal

Big Banner

Hasil penelitian dari lembaga riset ekonomi internasional, Roubini Global Economics mengungkapkan, sedikitnya ada 17 negara di dunia yang tengah berada dalam ancaman gelembung properti (property bubble). Indonesia dan Singapura termasuk di antaranya.

Tanda-tanda terjadinya property bubble antara lain cepatnya pertumbuhan harga properti, tingginya angka KPR, semakin tidak terjangkaunya harga properti dibandingkan dengan pendapatan personal, dan semakin meningkatnya angka pengangguran.

Saat ini eetidaknya ada 10 negara yang termasuk dalam golongan negara ekonomi maju yang saat ini sedang diambang pintu masuk property bubble. Kesepuluh negara tersebut antara lain Swiss, Swedia, Norwegia, Finlandia, Perancis, Jerman, Kanada, Australia, Selandia Baru, dan Inggris.

Sementara, di kelompok negara-negara berkembang, tujuh di antaranya yaitu Hong Kong, Singapura, China, Israel, Turki, India, Indonesia, dan Brazil. Tetapi beberapa negara ini cukup cerdas dengan menerapkan berbagai kebijakan politis untuk mengerem laju bubble.

Langkah politis yang Nouriel maksud antara lain pengetatan pengucuran kredit, pembatasan pembiayaan pembelian rumah kedua, dan pelarangan penggunaan uang atau kredit pensiun sebagai uang muka pembelian rumah. Poin pertama dan kedua sudah dilakukan di Indonesia, sedangkan poin terakhir terlihat di London, Inggris.

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me