Diborong Habis Konsumen, Ini Nilai Plus Properti di Silk Town

Big Banner

Silk Town, kawasan mix used garapan Jaya Property yang berlokasi di Alam Sutera langsung sold out dalam sekali launching. Menurut catatan di tanggal 25 Juni 2015, 250 unit langsung diborong habis para konsumen.

Berdasarkan cerita dari M. Taufik Adhi Prasetyo, Manajer Promosi Jaya Property, selain lokasinya yang memang berada di tengah-tengah pemukiman elite (Alam Sutera & Graha Raya), rencana pembangunan pintu tol Kunciran-Serpong dan jalan baru seluas 24 meter yang sengaja mereka garap membuat Silk Town akan mudah diakses.

Hal ini semakin membuat kawasan tersebut semakin baik untuk investasi. Bahkan jika dilihat dari track record-nya, Jaya Property sebagai pengembang juga dinilai konsumen sebagai pengembang yang yahud.

BACA JUGA : BAGIKAN MOBIL, SILK TOWN TUTUP PENJUALAN TAHAP 2

Pasangan suami-istri Santy & Dicky, salah satu konsumen Tower Alexandria, Silk Town misalnya. Mereka mengaku, Jaya Property sudah sangat cocok dengan mereka, sehingga tidak segan untuk membeli unit di sana begitu mendapat tawaran.

“Kami sudah punya rumah di Bintaro, dan itu juga dikembangkan oleh Jaya Property. Dari situ, selama 10 tahun tinggal, kami merasa sudah sangat cocok dengan lingkungan yang dibuat oleh Jaya Property,” ucap Dicky kepada Rumahku.com.

Sementara itu, Deny Adiyanto, konsumen lain Silk Town mengaku bahwa kawasan Alam Sutera dinilai memiliki perkembangan yang cukup pesat. Dari situ, ia lalu memutuskan untuk mengalokasikan uangnya untuk membeli unit apartemen dengan maksud untuk investasi.

“Niat kami sih untuk investasi, karena lokasinya kan bagus banget. Tapi tidak menutup kemungkinan jika dikemudian hari unit ini akan ditempati oleh anak saya, karena saya yakin kawasannya enggak sembarangan,” tegas Dicky yang tinggal di Graha Raya tersebut.

Kini, unit termurah apartemen di kawasan SilkTown sudah berada di level Rp 440 juta, atau naik Rp 127 juta dari pertama kali launching yang dibanderol dengan harga Rp 313 juta.

rumahku.com