Korporasi Besar Properti Di Makassar Pacu Gairah Usaha

Big Banner

Jakarta, solusiproperti.com – Ekspansi sejumlah korporasi besar di sektor properti diestimasi bakal lebih menggairahkan arus penanaman modal di Kota Makassar pada tahun ini.

Menurut Kepala Bidang Penanaman Modal BPTPM Kota Makassar Momang Tisi, kecenderungan tersebut merujuk pada arah investasi sepanjang tahun lalu, di mana sektor properti komersial paling banyak disasar oleh investor.
 
Sepanjang tahun lalu, realisasi investasi di Kota Makassar terdiri dari penanaman modal dalam negeri (PMDN) sebesar Rp2,21 triliun serta penanaman modal asing (PMA) sebesar US$280,3 juta.
 
“Sebagian besar itu realisasi investasi terserap di sektor perhotelan dan pusat perbelanjaan, baik PMDN maupun PMA. Untuk sektor manufaktur dan perdagangan juga cukup besar,” katanya, dilansir bisnis Senin (1/2/2016).
 
Berdasarkan data Badan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal (BPTPM) Makassar, realisasi investasi domestik pada 2015 berasal dari 82 perusahaan yang beroperasi dan berekspansi di kota teraebut.
 
Kinerja PMDN 2015 di Makassar tercatat tumbuh hingga 15,22% dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang mencapai Rp1,92 triliun.
 
Kondisi berbeda terjadi pada realisasi PMA yang tercatat turun 19,68% dibandingkan dengan kinerja tahun sebelumnya yang mencapai US$348,9 juta.
 
Momang mengemukakan, kondisi yang relatif sama diperkirakan bakal terjadi di tahun ini, di mana korporasi domestik bakal lebih agresif menanamkan modal di Makassar pada sektor properti komersial serta perdagangan maupun industri.
 
Menurutnya, beberapa korporasi besar akan memulai maupun melanjutkan sejumlah proyek pengembangan properti komersial di Makassar dan diestimasi mendongkrak realisasi investasi hingga 50% pada tahun ini.
 
Sementara itu, dalam skala lebih luas realisasi penanaman modal di Sulawesi Selatan secara keseluruhan mencapai Rp12,1 triliun sepanjang tahun lalu.
 
Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah (BKPMD) Sulsel terdiri dari realisasi PMDN sebesar Rp9,21 triliun serta PMA yang mencapai Rp2,91 triliun.
 
Kepala BKPMD Sulsel AM Yamin sebelumnya mengatakan menargetkan investasi pada 2016 bisa di atas Rp12,1 triliun, di mana sejumlah langkah strategi telah disiapkan untuk mendukung peningkatan investasi.
 
Secara umum, arah investasi di Sulsel sebagian besar terseral pada sektor pertambangan dan pengolahan, pembangkit listrik, properti komersial, distribusi pakan ternak serta perdagangan.

solusiproperti.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me