Penjualan Residensial Bekasi Melonjak 72%

Big Banner

Jakarta-Indonesia Property Watch (IPW) menilai, pasar properti untuk sektor residensial di Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Bodetabek) paling potensial berada di wilayah Bekasi, Jawa Barat. Hal ini terbukti dengan melonjaknya penjualan residensial Bekasi pada triwulan IV/2015, yakni 72,01% dibandingkan triwulan sebelumnya.

“IPW melihat wilayah yang cukup berpotensi itu berada di wilayah Bekasi, terbukti naiknya tingkat penjualan di wilayah ini cukup signifikan mencapai 72,01% dibandingkan triwulan sebelumnya,” kata Chief Executive Officer (CEO) Indonesia Property Watch Ali Tranghanda, dalam publikasinya, di Jakarta, Rabu (3/2).

Menurut Ali, wilayah lain yang mencatat pertumbuhan adalah Bogor, yakni 15,44%. Sedangkan penurunan terjadi di Tangerang, yakni -8,52%. “Wilayah-wilayah penyangga Jakarta termasuk Bekasi, Bogor, Depok diperkirakan akan memberikan kontribusi positif di tengah kenaikan harga yang sudah tinggi di wilayah Jakarta dan Tangerang,” kata dia.

Dia menilai, kian terkoneksinya Bodetabek oleh mass transportation seperti MRT dan LRT akan membuat nilai properti di wilayah-wilayah tersebut kian bertambah.

Sementara itu, lanjut Ali, dari hasil riset yang dilakukan IPW memperlihatkan nilai penjualan properti di triwulan IV/2015 di Bodetabek-Banten menunjukkan kenaikan pertumbuhan penjualan sebesar 16,6% (qtq) dibandingkan dengan triwulan sebelumnya, yakni menjadi Rp 1,19 triliun.

Meskipun demikian secara tahunan, angka penjualan ini masih lebih rendah 10,87% dibandingkan triwulan yang sama tahun 2014.

“Meski pertumbuhan ini belum dapat dipastikan sebagai pola yang berlanjut, namun paling tidak merupakan sinyal positif untuk pasar perumahan, dibandingkan dengan tren menurun yang terjadi di dua triwulan sebelumnya,” kata dia.

Investor Daily

Imam Muzakir/EDO

Investor Daily

beritasatu.com