Pemerintah Sudah Lakukan Bedah Rumah 82.245 Unit

Big Banner

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) melalui Direktorat Rumah Swadaya Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan mengklaim telah berhasil menyalurkan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau program bedah rumah untuk  82.245 unit pada tahun 2015 lalu.

“Total rumah yang berhasil dibedah atau ditingkatkan kualitasnya menjadi tempat tinggal yang layak huni selama tahun 2015 lalu mencapai angka 82.245 unit rumah. Total anggaran yang digunakan untuk program tersebut sekitar Rp 1,116 Trilyun,” ujar Hardi Simamora, Direktur Rumah Swadaya, seperti informasi yang diterima Rumahku.com.

Setiap penerima bantuan ditetapkan dengan Surat Keputusan oleh Pejabat Pembuat Komitmen Bantuan Rumah Swadaya (PPK-BRS) Wilayah berdasarkan usulan yang sudah dilakukan verifikasi atas  kelengkapan administrasi (KTP, kepemilikan lahan, keterangan penghasilan dan sebaginya).

BACA JUGA : CARA MEMBANGUN RUMAH DENGAN SEDIKIT BIAYA

Hardi menambahkan, dana bedah rumah disalurkan melalui rekening penerima bantuan yang dibuatkan pihak bank penyalur di kantor pusat Jakarta. Kemudian dana tersebut digunakan untuk membeli bahan bangunan di toko material yang sudah ditunjuk.

Adapun jumlah dana bantuan dibagi menjadi dua, yaitu untuk peningkatan kualitas (PK) maksimum Rp 15 juta dan pembangunan baru (PB) maksimum Rp 30 juta. Pemerintah berjanji akan terus menjalankan program BSPS agar semua masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) bisa tinggal di hunian yang layak.

Berikut ini data penyaluran program bedah rumah pada 2015.

  • Sumatera bagian utara (8.699 unit)
  • Sumatera bagian selatan (7.215 unit)
  • Jawa (32.624 unit)
  • Kalimantan (7.238 unit)
  • Bali dan Nusa Tenggara (6.366 unit)
  • Sulawesi (15.299 unit)
  • Maluku dan Papua (4.804 unit)

rumahku.com