Sumatera Barat Kekurangan Hunian

Big Banner
Sumatera Barat Kekurangan Hunian

Propertinet.com – Permintaan rumah dengan harga terjangkau untuk kalangan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sangat besar. Di Sumatera Barat sejak sejak pencanangan program pembangunan sejuta rumah oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) penjualan rumah murah melonjak tajam.

“Kami mengembangan beberapa proyek rumah murah di Pekanbaru, Pasaman, dan daerah lainnya. Konsumen sangat antusias terutama kalangan PNS yang mendapatkan fasilitas untuk membeli rumah,” ujar Amri, Marketing Supervisor PT Multistar Kreasindo, saat serah terima rumah Cempaka Mas, Pasaman Barat, di Pasaman, Kamis (28/1).

           Baca Juga!

 

Menurut Amri, respon konsumen sangat bagus karena pemerintah banyak memberikan fasilitas dan kemudahan. Sayangnya program rumah murah ini sosialisasinya belum merata sehingga masih banyak kalangan MBR yang belum mengetahui.

Perumahan Cempaka Mas dikembangkan di Simpang Empat, Desa Nagari, Pasaman Barat. Jumlah rumahnya sebanyak 448 unit yang dibangun di areanya seluas 8 ha. Rumah yang dibangun mulai tipe 36/98 seharga Rp116 juta. Untuk membeli rumah ini konsumen cukup membayar uang muka 1 persen, bunga KPR 5 persen, dan jangka waktu kredit hingga 20 tahun. Khusus kalangan PNS mendapatkan tambahan bantuan uang muka hingga Rp5 jutaan per unit rumah.

Cempaka Mas mulai dikembangkan  pada Mei 2015. Pertama kali dipasarkan tipe 36/98 dijual seharga Rp105 juta, kemudian naik Rp110 juta, dan sekarang Rp116 juta. “Jadi kendati rumah subsidi kenaikannya lumayan, makanya masyarakat banyak yang tertarik. Harapan kami sosialisasi lebih digencarkan supaya masyarakat yang bisa mengakses rumah murah lebih banyak,” imbuhnya.

propertinet.com