PU-Pera Yakin UU Tapera Bantu MBR Miliki Rumah

Big Banner

Kementerian Perumahan Rakyat dan Pekerjaan Umum (PU-Pera) meyakini bahwa UU Tapera (Tabungan Perumahan Rakyat) dapat membantu masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) untuk mendapatkan rumah layak huni. RUU Tapera sendiri diperkirakan selesai dibahas pada bulan Maret tahun ini.

RUU Tapera yang dibahas oleh Panitia Kerja Dewan Perwakilan Rakyat ini merupakan penyempurnaan dari UU Nomor 1 tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Pemukiman. Undang-undang ini memiliki tujuan untuk menghapuskan kekurangan rumah yang masih sulit dijangkau MBR.

“Dananya (dana Tapera) dihimpun mulai dari masyarakat kalangan bawah hingga kalangan atas, namun pemanfaatannya lebih diprioritaskan untuk kalangan bawah,” terang Maurin Sitourus, Dirjen Pembiayaan Perumahan Kementerian PU-Pera seperti informasi yang diterima Rumahku.com.

BACA JUGA : UNTUNG RUGI BELI RUMAH OVER KREDIT

Maurin menambahkan, masyarakat yang telah memiliki rumah tidak berhak memanfaatkan Tapera. Penggunaan dana Tapera sendiri tidak bisa lepas dari kebijakan pemerintah. Tapera memiliki dasar hukum yang kuat dibanding dana yang dihimpun dalam Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

Soal sumber dana yang dihimpun untuk Tapera, Maurin mengatakan, dana berasal dari setiap warga negara baik itu pekerja formal maupun pekerja mandiri. Nantinya, dana yang terkumpul untuk Tapera akan dikelola oleh suatu badan atau lembaga baru yang segera dibentuk oleh  pemerintah. Lembaga baru ini beroperasi di seluruh Indonesia. 

rumahku.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me