Pemkab Malang Targetkan Bedah Rumah 700 Warga

Big Banner

Malang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang, Jawa Timur, selama 2016 menargetkan bakal membedah rumah warga yang tak layak huni sebanyak 700 unit yang sebagian besar berada di wilayah Kecamatan Lawang.

Kepala Badan Perumahan Kabupaten Malang, Sri Meicharini, mengatakan, meski program bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS) dari pemerintah pusat belum ada kejelasan, pemkab akan tetap melanjutkan program bedah rumah warga yang tidak layak huni tersebut.

“Pemerintah pusat memang belum memberikan sinyal bakal melanjutkan program bedah rumah warga tak layak huni itu, sebab sampai sekarang kami belum diundang mengikuti rapat. Namun, sepertinya program itu tetap bakal dilanjutkan,” katanya di Malang, Minggu (7/2).

Ratusan rumah yang kurang memenuhi standar kesehatan, sehingga tidak layak huni dan bakal dibedah tersebut mayoritas berada di Kecamatan Lawang. Di antaranya di Desa Sidoluhur, Sidodadi, Ketindan, Lawang dan Kalirejo.

Dasar atau acuan aturan program tersebut bisa dilihat pada tahun-tahun sebelumnya, misalnya, tiga tahun lalu, Pemkab Malang selalu mendapat bantuan program bedah rumah.

Tahun 2015, Pemkab Malang mendapatkan kuota sebanyak 350 unit rumah yang dibedah dan sebagian besar juga berada di wilayah Kecamatan Lawang.

Menurut dia, rumah warga yang masuk kategori rumah tidak layak huni tersebut telah diperbaiki akhir tahun lalu dengan proses pengerjaan sejak September 2015. Jumlah kuota yang turun sebanyak 350 unit itu lebih sedikit dari target yang diusulkan, yakni sebanyak 535 unit.

Berdasarkan catatan Badan Perumahan Kabupaten Malang, perbaikan ratusan rumah pada tahun 2015 itu menghabiskan anggaran sebesar Rp4,6 miliar. Dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, dana yang dikucurkan dari pemerintah pusat juga menurun.

Pada tahun 2013, Kabupaten Malang mendapat kucuran anggaran sebesar Rp8,9 miliar dan tahun 2014 sebesar Rp7,6 miliar.

“Kalau melihat kucuran anggaran dari pemerintah pusat yang terus menurun, kemungkinan pada tahun ini juga menurun lagi, namun kami tetap berharap tidak ada pengurangan,” ucapnya.

 

/FER

ANTARA

beritasatu.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me