Pemerintah Serah Terimakan Rusunawa Gedang Anak

Big Banner

UNGARAN, jktproperty.com – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono hari ini menyerahterimakan rumah susun sewa (rusunawa) Gedang Anak di Kec. Ungaran Timur, Kab. Semarang, kepada penghuni.

“Hari ini bukan peresmian selesainya pembangunan gedung, tapi peresmian penyerahan. Karena rumah susun itu yang terpenting bukan gembar-gembor pembangunannya, tapi bagaimana pembangunannya bisa diselesaikan sesuai dengan jadwal,” ujarnya.

Basuki mengatakan pembangunan rusunawa ini semangatnya adalah menyediakan bagi buruh untuk menekan cost para buruh. Rusunawa ini merupakan bagian dari Program Pembangunan Satu Juta Rumah yang dicanangkan Presiden Joko Widodo April 2015 lalu.

Meski pembangunan rusun selesai 1 bulan lebih awal dari target, ada kritik terkait akses jalan menuju rusun yang dinilai masih sempit. Selain itu, pihaknya juga membuka keluhan atau masukan dari penghuni rusun saat mulai tinggal. “Saya bahagia, melihat lingkungannya. Tapi Menteri BUMN bilang ini masih kurang, karena jalannya menuju ke lokasi ini masih kecil. Kami akan perbaiki,” kata Basuki.

Hadir pada acara peresmian rusun di Ungaran seperti Menteri BUMN Rini Soemarno, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Dirut Bank BTN Maryono.

Ganjar menyebut perumahan sebagai kebutuhan mendasar buruh. Dengan pembangunan rusun oleh Kementerian PUPR, Ganjar menilai pemerintah mulai menaruh perhatian terhadap para buruh. “Nah ini yang kita lihat sudah mulai mendapat perhatian dari pemerintah. Seperti pembangunan rusun seperti yang ada di sini sekarang,” katanya.

Rusunawa ini juga memiliki sejarah dimana pertama kali Indonesia mempunyai program sejuta rumah dalam satu tahun yang langsung diprakarsai oleh Bapak Presiden Jokowi pada April 2015 lalu. Program perumahan nasional yang diperuntukkan bagi masyarakat khususnya masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan Bank BTN yang menjadi motor dalam menggerakkan program tersebut.

Bangunan rusunawa ini memang terlihat mentereng berupa bangunan bertingkat setinggi 5 lantai dengan dominasi dinding yang dikelir serba putih. Atapnya berbentuk atap segitiga ditutup genting warna merah dan dihiasi logo PUPR di bagian depannya.

Pada menara pertama, luas ruangan rusun didesain berukuran 24 meter persegi yang memang khsus diperuntukkan bagi pekerja lajang alias masih sendiri dan belum berkeluarga. Terdapat tempat tidur bertingkat di masing-masing ruangan yang bisa diisi oleh dua orang penghuni.

Di menara kedua, luar ruangan rusun didesain berkuruan 36 meter persegi yang memang diperuntukan bagi pekerja yang sudah berkeluarga. Pada bagian ini, rusun dapat diisi hingga 4 orang penghuni.

“Di tower I terdapat sebanyak 104 unit rumah. Sedangkan di tower II terdapat sebanyak 66 unit,” terang Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR, Syarif Burhanuddin.

Pada saat yang bersamaan Bank BTN juga menyerahkan secara simbolis persetujuan akad kredit kepada debitur KPR Rusunawa Gedang Anak. “Semarang telah menjadi saksi 2 sejarah yang tidak akan dilupakan Bank BTN. Pertama sejarah KPR Bank BTN dan kedua adalah sejarah pertama kali program sejuta rumah dicanangkan oleh Bapak Presiden RI. Ini penting dan sangat bersejarah,” kata Maryono. (DHP)

jktproperty.com