Pemerintah Gelontorkan Rp 2 Triliun untuk Renovasi GBK

Big Banner

JAKARTA, KOMPAS.com – Demi merenovasi 14 venue atau tempat pertandingan Asian Games ke-18 di kompleks olahraga Gelora Bung Karno (GBK), Kementerian Pekerjaan Umum dan perumahan Rakyat (PUPR) akan menggelontorkan dana sebesar Rp 2 triliun.

Untuk renovasi tersebut, Kementerian PUPR mendapatkan sumber dana dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) tahun 2016, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan dari Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya.

“Estimasinya, ya kalau sesuai hitungan awal sekitar Rp 2 triliun dengan dana pindahan dari anggaran Kementerian Pemuda Olahraga (Kemenpora) sebesar Rp 500 miliar, APBN-P, dan tambahan dari anggaran Ditjen Cipta Karya,” ucap Direktur Bina Penataan Bangunan Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR, Adjar Prajudi, di Jakarta, Rabu (10/2/2016).

Adapun keempatbelas tempat pertandingan itu adalah Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Tenis Indoor dan Outdoor, Gedung Stadion Madya, Gedung Basket, Lapangan Hoki, Lapangan Panahan, Lapangan Sepakbola A/B/C, Stadion Renang, Istora Senayan, Lapangan Softball Pintu Satu, Lapangan Latihan Bulu Tangkis (Hall ABC), Gedung Bola Voli, Lapangan Softball Cemara III, dan Lapangan Bulu Tangkis.

Renovasi cukup besar akan dilakukan di venue renang dengan target menjadikannya sebagai Aquatic Centre.

“Stadion renang akan dirombak total nanti jadi Aquatic Centre dan dibuat tertutup supaya menjadi standar Olympic Games. Sekarang ada 8 lines di sana, kita akan buat jadi 10 lines supaya sesuai standar,” papar Adjar.

Kementerian PUPR juga diminta untuk melakukan berbagai perbaikan sarana dan prasarana ruang luar bangunan kompleks olahraga GBK seperti gerbang, loket, pedestrian, tempat parkir, pagar, tempat duduk, toilet, penanda kawasan, food court, playground, outdoor gym, dan tempat sampah.

Baca:  Pemerintah Renovasi 14 “Venue” di Kompleks GBK

properti.kompas.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me