Tapera Menyentuh Seluruh Masyarakat

Big Banner

Jakarta – Direktur Jenderal Pengadaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Maurin Sitorus menyatakan, UU Tapera nantinya menyentuh seluruh lapisan masyarakat.

Saat ini, kata dia, masyarakat yang berada di kelas bawah berjumlah 40% dari total penduduk Indonesia. Angka ini yang bisa dijamin oleh skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dari pemerintah. Sedangkan, masyarakat kelas menengah juga berjumlah 40%. Maka, Tapera ini nantinya melindungi masyarakat di kelas menengah tersebut.

“Kalau kita lihat secara luas adanya Tapera akan membawa manfaat besar juga ke masyarakat di kelas ekonomi paling bawah. Karena pemerintah akan fokus di 40% masyarakat yang paling bawah itu. Karena yang 40% menengah sudah ada Tapera,” katanya, di Jakarta, Kamis (11/2).

Dia mengatakan, kalangan pengusaha juga akan diuntungkan oleh program perumahan ini karena seluruh pekerjanya berpotensi mendapatkan hunian yang layak. Dia menyebut hal itu akan berdampak pada produktivitas karyawan.

“Secara nasional, ini juga akan meningkatkan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja. Karena sektor perumahaan ini berkaitan dengan 170 industri lain,” tutur dia.

Saat ini, pembahasan RUU Tapera masih berlangsung. Di sisi lain, sebelumnya telah diusulkan besaran iuran bagi pekerja minimal 2,5% per bulan dan pemberi kerja sebesar 0,5% per bulan. Namun, karena adanya pernyataan keberatan dari berbagai kalangan seperti pengusaha, maka besaran iuran akan dihapus dari RUU, dan akan diatur dalam peraturan pemerintah.

Investor Daily

Laila Ramdhini/EDO

Investor Daily

beritasatu.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me