Harga Rumah Sederhana Tak Sebanding Biaya Pembangunan

Big Banner

Pembangunan rumah sederhana di Jawa Tengah, tidak sesuai dengan harapan para pengembang. Hal ini terjadi karena harga rumah tidak sebanding dengan biaya pembangunannya.

Menurut Wakil Ketua Real Estate Indonesia (REI) Jawa Tengah Bidang Tata Ruang, Joko Santoso, banyak konsumen rumah sederhana yang menginginkan bahan material yang lebih mahal. ”Dampaknya, harga rumah meningkat. Padahal, konsep rumah sederhana itu kan yang penting sehat,” ujarnya seperti dilansir dari semarangpost.com.

Baca juga: Geliat Properti di Semarang

Mengingat material bangunan berdampak pada melonjaknya harga rumah, REI Jawa Tengah mengusulkan peningkatan harga rumah sederhana dari Rp116 juta menjadi Rp200 juta.

”Seharusnya ini bisa menggunakan material lain seperti batako dan genteng yang tidak perlu dari beton, tetapi ternyata konsumen tidak mau seperti itu,” ucap Joko.

Pihaknya berharap pemerintah dapat memahami kondisi tersebut. Salah satu caranya,  menyediakan tanah dengan harga yang sesuai untuk rumah sederhana.

Baca juga: REI DKI Sukses Bangun 360 Unit Rusunawa di Pulogebang

Menurut Joko, peningkatan harga tanah, tidak hanya berpengaruh terhadap harga rumah tapi juga pada sulitnya para pengembang memperoleh tanah. ”Jika tidak bisa harga tanah tak terkendali, maka akan sulit membangun rumah murah. Paling tidak, harga tanah dapat menyeimbangkan tingginya biaya pembangunan,” kata Joko. (Ing)

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me