Tower Kedua Gedung Perkantoran Synthesis Square Diborong Konsumen

Big Banner

Salah satu perusahaan pengembang Indonesia, Synthesis Development telah membuat kawasan Mix Used baru di TB. Simatupang. Mengakuisisi tanah beserta bangunan milik Hero Group, office tower di kawasan yang bertajuk Synthesis Square itu langsung diburu konsumen.

Tak tanggung-tanggung, dari total 16 lantai, sebanyak 14 lantai sudah diborong pembeli dan cuma menyisakan lantai 1, 2, 3, dan 5. Padahal, menurut beberapa pengamat, office tower di Jakarta kabarnya sudah over supply.

“Beberapa orang bilang office tower sudah over supply, tapi kami laris-laris saja. Bahkan sudah terjual sekitar 3/4 nya untuk tower 2 ini,” kata Julius J. Warouw, Director Synthesis Square kepada Rumahku.com.

BACA JUGA : AGAR HUNIAN TETAP LAKU SAAT PASAR LESU

Berkonsep boutique office, tower 2 sekaligus yang pertama itu memang sengaja dijual per lantai untuk menyuguhkan eksklusifitas. Artinya, satu lantai untuk satu perusahaan demi menghilangkan crowded.

“Beberapa perusahaan ingin membeli satu lantai full khusus untuk perusahaan mereka. Dari pada sewa per unit, beli satu lantai akan lebih menghemat biaya kedepan, serta memudahkan karyawannya untuk berkomunikasi,” lanjut Julius.

Mengenai pasar, 2 lantai yang sudah terjual diakui Julius dibeli oleh perusahaan asing. Sementara 10 sisanya, merupakan perusahaan lokal di bidang insurance.

Dipasarkan sejak tahun 2014, harga per meter Tower 2 Synthesis Square berada dikisaran Rp 40 juta per meter, dengan total luas area 532 m2 per lantainya.

Selain office tower tersebut, Synthesis juga berencana akan membangun apartemen setinggi 38 lantai bertajuk ‘The Residence’ yang akan dirilis pada bulan Maret mendatang, serta perkantoran Tower 1 di kawasan yang sama.

rumahku.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me