BTN Targetkan Transaksi Indonesia Property Expo 2016 Capai Rp 2 Triliun

Big Banner

Jakarta-Bank BTN menargetkan realisasi kredit selama Indonesia Property Expo 2016 sebesar Rp 2 triliun atau melonjak 100% dibandingkan tahun lalu sebesar Rp 1 triliun.

“Perseroan optimistis target itu akan tercapai karena rumah masih tetap akan diburu oleh masyarakat. Event yang berlangsung sepanjang 13 sampai 21 Februari 2016 tersebut diyakini akan menarik perhatian masyarakat untuk membeli rumah,” kata Direktur Utama Bank BTN Maryono, dalam acara Indonesia Property Expo 2016, di JCC Jakarta, Sabtu (13/2).

Maryono mengatakan bahwa salah satu hal yang menarik dalam pameran di tahun 2016 ini, BTN lebih banyak memberikan paket promosi dan kemudahan yang ditawarkan selama pameran berlangsung. “Beli sekarang atau besok, yang jelas promosi selama pameran lebih menarik dan menguntungkan,” kata Maryono.

Dia menjelaskan, ajang kali ini didukung oleh hampir 250 pengembang dengan lebih dari 650 proyek perumahan dengan jumlah 230 ribu rumah. Hunian itu tersebar di Jabodetabek, Banten, Bandung, Sukabumi, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Bali, Balikpapan, Samarinda, Kendari, dan Medan.

Produk yang dipamerkan meliputi rumah bersubsidi dan non subsidi, apartemen premium, ruko, rumah & apartemen menengah. Dalam pameran ini Bank BTN memberikan kebijakan khusus untuk transaksi yang dilakukan selama masa pameran.

Kebijakan khusus yang dapat dimanfaatkan antara lain, KPR Sejahtera FLPP, Suku bunga ringan 5% dan uang muka 1% dan bebas biaya administrasi, KPR BTN Platinum.

Sedangkan untuk suku bunga ringan mulai dari 6,6% fixed 1 tahun (program subsidi bunga pengembang) dan suku bunga promosi regular (non program subsidi bunga pengembang) 9,6% fixed 1 tahun,. 9,9% fixed 2 tahun dan 10,6% fixed 3 tahun. Uang muka ringan mulai dari 5% untuk fasilitas pembiayaan I dengan luas bangunan maksimal 70 m2.

“Kami juga berikan diskon provisi 50% dan bebas biaya Administrasi, diskon premi asuransi jiwa 20% dan One hour approval,” katanya.

Investor Daily

Imam Muzakir/EDO

Investor Daily

beritasatu.com