JK Minta Bunga KPR Turun Jadi 7%, Ini Tanggapan Pengembang

Big Banner

Jakarta -Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan Pemerintah tengah menyusun kebijakan agar bunga perbankan bisa diturunkan. Untuk bunga Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Komersial, bunga akan ditekan hingga kisaran 7%.

Rencana tersebut mendapat sambutan positif dari kalangan pengembang perumahan. Asosiasi pengembang Real Estate Indonesia (REI) menganggap hal tersebut bakal meningkatkan daya beli masyarakat terhadap prduk perumahan.

“Selama ini orang takut beli rumah karena takut bunga tinggi. Kalau bunga rendah orang bisa lebih ringan bebannya sehingga bisa memiliki rumah. Nggak terlalu dibebani dengan bunga tinggi,” Ujar Ketua Umum DPP REI Eddy Hussy di sela acara Indonesia Property Expo 2016 di JCC, Jakarta, Sabtu (12/2/2016).

Dalam pidatonya pada pembukaan acara Indonesia Property Epo 2016, JK mengungkapkan akan menurunkan bunga KPR Komersial dari yang semula rata-rata sekitar 10-12% menjadi hanya sekitar 6-7%.

Menurut Eddy Hussy, billa rencana ini jadi diterapkan maka yang diuntungkan bukan hanya masyarakat yang mencari rumah, tetapi juga para perusahaan pengembang perumahan.

“Kalau daya beli masyarakat meningkat, gairah para pengembang untuk melakukan pembangnan juga ikut meningkat. Akirnya kami bisa menghasilkan produk yang semakin berkualitas,” pungkas dia.

(dna/ang)

finance.detik.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me