Giliran Enam Kota Mendapat Sertifikat Tanah Cuma-cuma

Big Banner

BATANG, KOMPAS.com – Menteri Agraria dan Tata Ruang atau Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Ferry Mursyidan Baldan membagikan sertifikat dalam program Reforma Agraria di Desa Tumbrek, Bandar, Batang, Jawa Tengah.

Di desa tersebut, pemerintah melegalisasi sertifikat lahan seluas 75,6 hektar. Selanjutnya, Kementerian ATR/BPN menetapkan 6 kota lainnya di Indonesia yang akan dibagikan sertifikat Reforma Agraria.

“Berikut ini ada 6 lagi tanah untuk program Reforma Agraria. Kalau di Jawa Tengah di Pemalang. Kemudian ada Garut, Ciamis, Cianjur, Palangkaraya, dan Dompu,” ujar Ferry di Batang, Kamis (10/2/2016).

Di Dompu, Nusa Tenggara Barat, sebut Ferry, lahan yang dilegalisasi dengan sertifikat hak milik cukup luas. Total luas tersebut tercatat 1.900 hektar yang dipakai untuk lahan peternakan.

Saat ini, lanjut dia, pengurusan sertifikat sedang diproses. Biar bagaimana pun juga, pemerintah tidak ingin hanya melegalkan lahan tersebut.

Meski cuma-cuma, untuk mendapatkan harus melalui proses yang dilewati, meliputi pengukuran tanah per bidang secara akurat.

“Ada perbedaan sedikit saja nanti kan jadi pertanyaan,” tandas Ferry.

Di Batang sendiri, lahan yang dilegalisasi oleh pemerintah berjumlah 425 bidang. Lahan ini diperuntukan bagi petani yang sudah menggarapnya selama bertahun-tahun.

properti.kompas.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me