Jangan Berharap Lebih, Rumah Murah Hanya Berdinding Batako

Big Banner

TANGERANG, KOMPAS.com – Rumah-rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) memang dibanderol cukup murah yakni Rp 100 juta-an. Dengan harga demikian rendah, spesifikasi teknisnya kemudian dipertanyakan.

Kompas.com mengumpulkan data mengenai spesifikasi bahan bangunan rumah-rumah murah tersebut. Didapati, hampir seluruhnya berdinding batako plester dan pondasi batu kali.

Berikut rincian spesifikasi dari beberapa perumahan bersubsidi yang berhasil dihimpun:


1. Ambar Waringin Jaya

perumahan yang terletak di Desa Waringin Jaya, Kecamatan Bojong Gede, Kabupaten Bogor ini menyediakan rumah bertipe 22/60 dengan harga Rp 133,5 juta.

Dengan harga semurah ini, spesifikasi rumahnya terdiri dari pondasi batu kali, rangka dinding beton bertulang, dinding batako plester, plafon GRC, kusen kayu lokal dan pintu triplek ganda.

Rumah yang dibangun CK Grup ini juga menggunakan rangka atap baja ringan, atap genteng garuda, dengan aliran listrik dengan daya 900 watt serta air tanah.


2. Akila Residence

perumahan ini terletak di Jalan Abdul Latief, Serang, Banten dan dibangun oleh PT Akila Trijaya.

Tipe rumah subsidinya adalah 30/60 dengan harga Rp 116,5 juta dengan uang muka Rp 5,85 juta.

Dengan harga tersebut, spesifikasi rumah ini antara lain pondasi batu kali atau beton bertulang, dinding batako plester, kusen kayu meranti, pintu utama panel angsdoor, dan pintu kamar triplek ganda.

Spesifikasi lainnya yaitu pintu kamar mandi dari PVC, rangka atap baja ringan, plafon triplek, penutup atap genteng beton, lantai keramik polos, kunci utama silinder, dan kunci kamar “royal”.

Sementara untuk instalasi listriknya ada yang berdaya 900 watt atau 1.300 watt. Sedangkan instalasi air menggunakan sumur pompa listrik.


3. Gardenia City II

Pengembangan milik PT Anugrah Wishnu Wicaksana ini terletak di Jalan Raya Pilar Desa Karang Anyar, Kecamatan Karang Bahagia, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi.

Dengan tipe rumah 30/60, harganya dibanderol Rp 133,5 juta dan tanda jadi hanya Rp 200.000.

Berdasarkan biaya tersebut, rumah dibangun menggunakan pondasi batu kali, dinding batako, lantai keramik, rangka atap baja ringan dan atap genteng beton.

Sementara spesifikasi lainnya, yaitu plafon GRC, kusen kayu mahoni, daun pintu triplek ganda dan jendela kaca setebal 5 milimeter.

Adapun untuk listrik dan air, rumah ini dialiri daya 1.300 watt dan sumber air dari sumur pantek.

properti.kompas.com