Kelas Menengah Pendorong Bangkitnya Properti 2016

Big Banner
Kelas Menengah Masih Menjanjikan

Kelas Menengah Masih Menjanjikan

BERITA PROPERTI-Sejumlah pengamat dan pelaku properti, optimistis industri ini akan lebih baik dibanding tahun 2015 lalu. Hal ini karena didukung sejumlah indikator positif. Salah satunya pertumbuhan kencang kelas menengah di Indonesia yang diikuti oleh kenaikan Pendapatan Domestik Bruto (PDB) setiap tahunnya.

Selain itu, penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate), tingkat inflasi yang terus menurun, dan akan tuntasnya UU Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) pada tahun ini turut menjadi alasan kuat bagi industri properti menuju arah perbaikan. Semua faktor tersebut diyakini akan mendorong makin membaiknya perekonomian dan meningkatnya daya beli masyarakat.

”PDB perkapita atau pendapatan rata-rata penduduk kelas menengah Indonesia setiap tahun meningkat drastis dari Rp 35 juta per tahun pada 2010 menjadi Rp 59 juta pada 2015. Kondisi itu otomatis meningkatkan pengeluaran dan daya beli masyarakat termasuk untuk membeli properti,” ujar Ketua Kehormatan DPP Real Estat Indonesia (REI) Setyo Maharso.

Ini artinya, lanjut mantan Ketum DPP REI ini, kalau daya beli masyarakat naik karena pendapatan perkapitanya terangkat, maka ekonomi akan berjalan. Pertumbuhan positif kelas menengah inilah yang menjadi kekuatan besar bagi industri properti nasional. Kebutuhan hunian khususnya untuk kelas menengah bawah di Indonesia yang masih cukup tinggi, maka peluang pasar residensial masih sangat terbuka lebar.

Menurut Maharso, gencarnya pembangunan infrastruktur juga menjadi pendorong geliat pasar properti. Hal itu karena banyak daerah pengembangan baru akan muncul mengikuti proyek infrastruktur yang dibangun pemerintah tersebut. Namun Setyo mengingatkan pembangunan infrastruktur juga bisa menjadi penghambat pembangunan properti di segmen menengah bawah terlebih jika tidak ada upaya pengendalian harga tanah.

propertynbank.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me