Hore! Bunga KPR Akan Diturunkan

Big Banner

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) meminta agar pengembang tidak hanya menyediakan fasilitas perumahan dan apartemen yang mewah, tapi juga segera menyelesaikan kewajiban untuk menyediakan hunian berimbang. Guna memudahkan, pemerintah akan membantu soal perizinan, lahan pendanaan serta menurunkan nilai bunga Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi.  

“Bunga untuk KPR subsidi diturunkan, dari 7,25 persen menjadi 5 persen. Akhir tahun pemerintah akan berupaya sekuat tenaga untuk menurunkan bunga untuk kredit komersil dari 12 persen menjadi 7 persen saja,” janji JK. 

Ditemui Rumahku.com pada BTN Indonesia Property Expo (BTN IPE 2016) di Jakarta Convention Centre, dirinya juga mengingatkan para pengembang properti terkait kewajiban menyediakan hunian berimbang. JK mengatakan, pemerintah tidak hanya ingin melihat pertumbuhan, tapi juga ingin melihat keseimbangan dan pemerataan. 

“Kalau ingin melihat cermin kemiskinan, justru ada di kota-kota besar seperti Jakarta. Kesenjangan sosial sangat kentara, antara rumah yang supermewah dengan rumah-rumah di pinggir Kali Ciliwung yang berdesak-desakan dan kerap banjir. Permasalahan tersebut harus segera diatasi, kalau tidak akan menjadi problematika sosial yang besar bagi bangsa ini,” katanya. 

Lebih lanjut JK menjelaskan, selain Jakarta, permasalahan tersebut terjadi hampir di seluruh daerah perkotaan di Indonesia seperti di Surabaya, Medan, Makassar, dan lain-lain. Tingginya angka urbanisasi membuat daerah perkotaan semakin padat, permasalahan terkait ketersediaan hunian yang layak pun kemudian muncul. 

“Apabila persoalan perumahan tidak dikelola dengan baik, bukan hanya soal ketersediaannya yang jadi masalah, tapi persoalan kesehatan, persoalan sosial masyarakatnya akan jadi masalah. Orang  yang tinggal berdesakan di kawasan yang kumuh dan padat cenderung putus harapan, meledak-ledak dan emosional,” kata JK. 

BACA JUGA : DAFTAR RUMAH MURAH PERUMNAS (AREA SUMATERA) 

Jadi menurut JK, persoalan ketersediaan hunian yang layak di daerah perkotaan harus segera diatasi. Program pemerintah terkait kewajiban bagi para pengembang untuk membangun perumahan berimbang diyakini dapat menjadi salah satu solusi untuk mengatasinya. 

“Karena pertumbuhan saja, kemewahan saja tidak akan bisa menyelesaikan permasalahan sosial bangsa ini. Harus ada keseimbangan, pemerataan agar semua orang bisa menikmati hidup yang baik di negeri ini,” kata JK.

 

rumahku.com