Pembangunan LRT Dongkrak Bisnis Properti

Big Banner

Pengembangan infrastruktur, salah satunya Light Rail Transit (LRT), terbukti mampu mendongkrak bisnis properti di sekitarnya. Sesuai rencana, jalur LRT dirancang sepanjang 83,6 kilometer dan dibangun dalam dua tahap.

Dua tahap pembangunan tersebut, masing-masing terdiri atas tiga lintas pelayanan. Tahap  pertama meliputi lintas layanan Cibubur-Cawang, Bekasi Timur-Cawang, Cawang-Dukuh Atas dengan 21 stasiun dan panjang 42,1 kilometer.

Tahap kedua adalah lintas pelayanan Cibubur-Bogor, Dukuh Atas-Palmerah-Senayan, dan Palmerah-Grogol dengan 10 stasiun dan panjang 41,5 kilometer.

Lumrah bila harga lahan dan properti di wilayah titik-titik pertemuan lintasan atau stasiun LRT tersebut diprediksi naik secara signifikan. Namun, menurut Prinsipal LI Realty, Ali Hanafia, kenaikan harga lahan sangat tergantung pada ketersediaan atau pasokan lahan.

Baca juga: Sentul City Dukung Pembangunan LRT

Bila lahan kosong di sekitar titik pertemuan LRT tersebut tidak terlalu luas, kenaikan harganya paling banter 20 persen. Akan tetapi, jika pasokan lahan kosong masih sangat luas, bukan tidak mungkin lonjakan harga akan menembus 200 persen.

Sebagai contoh, dua tahun lalu, harga lahan di kawasan Cibubur masih berkisar pada harga Rp5 juta hingga Rp10 juta per meter persegi. Namun, kini mencapai hingga Rp10 juta hingga Rp15 juta per meter persegi untuk kawasan komersial.

Sementara di Bekasi Timur, dua tahun lalu berada pada kisaran Rp 6 juta hingga Rp12 juta per meter persegi, kini mencapai kisaran Rp9 juta sampai Rp20 juta untuk kawasan komersial.

Baca juga: Kereta Cepat Jakarta–Bandung akan Hadirkan Kota Baru

Untuk pengembang, PT Agung Podomoro Land Tbk (APL) menjadi pengembang yang tertarik berinvestasi di wilayah pembangunan LRT.

“Saat ini kami sedang mempersiapkan pembangunan sekelas rusunami di sekitar wilayah proyek LRT,” ujar Vice President Marketing APL, Indra W Antono, beberapa waktu lalu.

Selain proyek yang menyasar kelas menengah ke bawah, beberapa proyek di wilayah pinggiran yang terintegrasi dengan LRT. Sebut saja proyek Grand Dhika City Bekasi oleh PT Adhi Persada Properti, Podomoro Golf View di Cimanggis, Depok, oleh PT Agung Podomoro Land, Olympic Residences di Sentul hasil kolaborasi PT Hutama Karya Realtindo, dan Olympic Development. (Wit)

rumah123.com