Tiga Kategori Kota Hasil Kajian Coldwell Banker Commercial

Big Banner

Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Medan adalah kota-kota yang tergolong pertumbuhan propertinya terpesat di Tanah Air (Established City), bahkan mengarah pada bangunan high-rise.

Sedangkan Makassar, Balikpapan, Bali, Semarang, Yogyakarta, Solo, dan kawasan Bodetabek adalah kota-kota yang terkategori berkembang (Emerging City).

Lantas Pontianak, Banjarmasin, Kendari, Palembang, Cirebon, adalah kota-kota yang perkembangan propertinya mulai tumbuh (Promising City),

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Coldwell Banker Commercial Strategic Advisory, Tommy H Bastamy, pada presentasi bertajuk “Indonesia Property Market Review” di  Hotel Le Meridien, Jakarta Pusat, Rabu (17/02).

Pada acara konferensi pers tersebut Coldwell Banker Commercial mempresentasikan hasil riset mereka mengenai perkembangan properti komersial di Indonesia pada kuartal empat 2015 dan prediksi properti pada 2016.

Baca juga: Pembangunan Infrastruktur Genjot Pasar Properti 

Tommy yang tampil sebagai penyaji materi pertama menjelaskan perkembangan properti komersial pada kuartal keempat 2015. Kajiannya meliputi perkantoran, ritel, apartemen, dan hotel yang tersebar di beberapa kota di Indonesia.

Ia mengklasifikasikan kota yang ia kaji dalam tiga hierarki, yakni Established City, Emerging City, dan Promising City seperti tersebut di atas.

Kajian yang disampaikan Vice President Advisory Services Coldwell Banker Commercial, Dani Bhatara, tak kalah menariknya. Ia mempresentasikan tentang pengaruh infrastruktur terhadap properti komersial, khususnya infrastruktur yang berkaitan dengan transportasi, yakni jalan tol, Trans-Jakarta, Commuter Line, serta proyek yang mulai berjalan yakni LRT dan MRT.

Ia menyimpulkan, di antara proyek properti komersial, yang paling dipengaruhi langsung berkat adanya pembangunan infrastruktur adalah apartemen. Berbeda dengan perkembangan ritel yang tidak terpengaruh langsung pembangunan infrastruktur.

Memang infrastruktur akan memengaruhi perkembangan properti ritel, namun tidak secara langsung. Hal ini karena perkembangan properti ritel membutuhkan pembangunan kawasan di sekitarnya terlebih dahulu. (Wit)

rumah123.com